News Video
Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri Digoyang, 7 Fraksi Ajukan Mosi Tidak Percaya
Anggota DPRD Deliserdang ramai-ramai menyatakan sikap mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Hendrik Naipospos
TRI BUN-MEDAN.COM - Anggota DPRD Deliserdang ramai-ramai menyatakan sikap mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD Deliserdang, Zakky Shahri.
Dari 9 fraksi yang ada di DPRD Pernyataan sikap itu disetujui oleh 7 Fraksi, yakni Fraksi Golkar, Fraksi Nasdem, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PAN, Fraksi PKS, Fraksi Persatuan Pembangunan Indonesia (PPI), dan Fraksi Kebangkitan Bintang Nurani Rakyat (KBNR).
Dari 7 fraksi itu ada 36 orang termasuk tiga Pimpinan Dewan mulai Amit Damanik, T Ahmad Tala'a dan Nusantara Tarigan.
"Melihat perkembangan dinamika yang terjadi di DPRD Deliserdang saat ini, kami sepakat membuat mosi tidak percaya. Sejak pelantikan DPRD menjadi tidak bisa berjalan secara maksimal," ucap pimpinan DPRD Deliserdang, Amit Damanik, di Wings Hotel Batang Kuis Senin, (23/3/2020) sore.
• Kisruh DPRD Deliserdang, Pengamat Sebut Fraksi Gerindra dan Demokrat Tindakan Inkonstitusional
• Kisruh Rapat Paripurna yang Digelar Ketua DPRD Deliserdang, Sekwan Tak Mau Fasilitasi Pembuatan SK
Kerja DPRD tidak maksimal maka rakyat yang kemudian merasakan dampaknya.
Sementara itu Nusantara Tarigan yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD berpendapat Zakky Shahri tidak dapat bersinergi sejak dilantik.
Politisi Nasdem itu menganggap Zaky tidak menghormati keputusan yang sudah diambil pada paripurna.
Hal yang tidak jauh berbeda juga diucapkan oleh anggota Fraksi PAN, Imran Obos.
"Menurut kami dia belum mampu menyatukan dan terkesan tidak mampu membedakan jabatan dia sebagai Ketua DPRD dan Ketua Partai Politik. Ada Intervensi yang kita lihat untuk AKD," kata Imran Obos.
Meski ada 7 fraksi yang sepakat menyatakan mosi tidak percaya namun pada saat penandatangan belum seluruhnya dewan yang melakukan tandatangan.
Hingga berita ini dikirimkan Ketua DPRD Deliserdang, Zakky Shahri belum bisa dipintai komentarnya.
Nomor ponselnya masih belum aktif dan SMS yang dikirimkan belum mendapat balasan.
(dra/tri bun-medan.com)