Jumlah ODP Covid-19 di Sumut Terus Bertambah, Kini Mencapai Jadi 496 Orang
Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona atau Covid-19 di Sumatera Utara meningkat hingga 31,8 persen.
Jumlah ODP Covid-19 di Sumut Terus Bertambah, Kini Mencapai Jadi 496 Orang
TRIBUN-MEDAN.com - Pemerintah memperbarui data pasien positif virus corona dan mengidap Covid-19 pada Senin (23/3/2020).
Hingga Senin sore ini, diketahui total ada 579 kasus Covid-19 di Tanah Air.
Angka ini bertambah 65 kasus sejak pemerintah mengumumkan data pada Minggu (22/3/2020) sore, atau dalam 24 jam terakhir.
Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di Graha BNPB.
"Ada penambahan kasus baru 65 orang, yang tersebar di berbagai provinsi. Sehingga total kasus ada 579 orang," kata Achmad Yurianto.
Sebelumnya, pemerintah menyebutkan bahwa ada 514 orang yang positif virus corona, dengan 48 pasien meninggal dunia setelah mengidap Covid-19.
Adapun, hingga Senin sore ini pemerintah menyebutkan bahwa ada 49 pasien meninggal dunia setelah mengidap Covid-19.
Dengan demikian, ada penambahan 1 pasien meninggal dunia dalam 24 jam terakhir.
Sedangkan, ada 30 pasien yang telah dinyatakan sembuh dan sudah bisa pulang dari perawatan di rumah sakit.
• Cara Tepat Instalasi Ruang Isolasi Rumah Sakit Penanganan Pasien Virus Corona
• Luapan Emosi Istri Detri Warmanto, Berpisah dari Suami saat Hamil Anak Ketiga, Curhat & Menangis
Tersebar di 22 provinsi
Data pemerintah juga memperlihatkan bahwa saat ini kasus Covid-19 tersebar di 22 provinsi. Angka ini bertambah dua provinsi dalam 24 jam terakhir.
Dua provinsi dengan kasus baru Covid-19 tercatat ada di Maluku Utara dan Jambi.
Adapun DKI Jakarta tercatat sebagai daerah dengan penambahan kasus baru Covid-19 tertinggi. Di Ibu Kota tercatat ada 44 kasus baru.
Kemudian, penambahan pasien dalam jumlah besar terlihat ada di Banten, yaitu dengan sembilan kasus baru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ruang-khusus-pasien-corona-5.jpg)