Virus Corona

TERNYATA Mayat Bule Terkapar di Atas Motor Positif Covid-19, Awalnya Kejang-kejang karena Tuak

Dia juga telah menderita penyakit seperti diabetes, hipertensi, hipertiroid dan penyakit paru obstruksi menahun.

(wna bali)
Petugas dari rumah sakit memakai APD saat evakuasi seorang WNA yang diduga sakit dan tak sadarkan diri dipinggir jalan. 

Diberitakan sebelumnya, seorang warga negara asing ( WNA) yang dievakuasi petugas medis dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Bali, ternyata tewas karena terlalu banyak menenggak tuak, dan bukan karena virus corona.

"Tidak ada kaitan dengan corona. Jangan dikaitkan ya, karena sebelumnya dia itu habis dari tempat minuman keras.

Untuk lokasinya ini masih kita dalami dimana ia terakhir minum," ujar Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan kepada Tribunnews, Minggu (15/3/2020).

Pihak kepolisian hingga saat ini juga masih mendalami kematian seorang WNA tersebut.

"Identitas korban dan negaranya masih belum kita temukan sementara masih kita sebut Mr X," jelasnya.

Kabar Terkini Kasus dan Korban Virus Corona di Indonesia per 21 Maret, 38 Meninggal dan 450 Positif

Seperti diberitakan sebelumnya, warga di Denpasar sempat dibuat heboh sejumlah petugas berpakaian Alat Pelindung Diri (APK), mengevakuasi seorang WNA di pinggir jalan.

Saat itu salah satu warga sekitar mengaku sempat melihat korban kejang-kejang sebelum akhirnya tak sadarkan diri.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi dan petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Denpasar diketahui tak segera menolong korban saat tiba di lokasi.

Pasalnya, petugas tidak mengetahui riwayat penyakit WNA tersebut.

"Sakit, ya karena riwayat sakitnya tidak diketahui maka petugas tidak berani menangani karena tidak pakai APD," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa.

Salut pada Dokter Handoko, Ganjar Telepon Langsung, Terungkap Kondisi Terkini Dokter Handoko

Dibantah Corona

Seorang warga negara asing ( WNA) yang dievakuasi petugas medis dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, ternyata tewas karena terlalu banyak menenggak tuak, dan bukan karena corona.

"Tidak ada kaitan dengan corona. Jangan dikaitkan ya karena sebelumnya dia itu habis dari tempat minuman keras. Untuk lokasinya ini masih kita dalami dimana ia terakhir minum," ujar Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan kepada Tribunnews, Minggu (15/3/2020).

Pihak kepolisian hingga saat ini juga masih mendalami kematian seorang WNA tersebut.

"Identitas korban dan negaranya masih belum kita temukan sementara masih kita sebut Mr X," jelasnya.

Salut pada Dokter Handoko, Ganjar Telepon Langsung, Terungkap Kondisi Terkini Dokter Handoko

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved