Corona Mewabah, Presiden Jokowi Minta Buruh hingga Petani Gotong Royong Hadapi Tantangan Ekonomi

Jokowi mengatakan, pemerintah juga sudah menyiapkan skenario agar stabilitas ekonomi tetap terjaga.

dok/tri bunnews.com
Ancaman Virus Corona, PNS Bisa Bekerja dari Rumah, Sekolah Libur Siswa Belajar di Rumah. Jokowi pantau penyemprotan cairan desinfektan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta 

Selain kepada jajaran menteri, Jokowi juga memberi pesan kepada masyarakat. Presiden meminta masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk bekerja dan belajar dari rumah tak menyalahgunakan hal tersebut untuk pergi berlibur.

"Kebijakan belajar di rumah, bekerja di rumah, beribadah di rumah jangan sampai kebijakan ini dilihat sebagai sebuah kesempatan untuk liburan," ucap Jokowi.

Jokowi menegaskan imbauan untuk bekerja dan belajar di rumah ini sangat penting guna mencegah penularan virus corona jenis baru yang menimbulkan penyakit Covid-19.

Bahkan, pekerja lapangan yang tak bisa bekerja dari rumah tetap diimbau menjaga jarak dengan orang lain dan menghindari kerumunan.

Namun, Jokowi melihat imbauan untuk bekerja dan belajar dari rumah ini justru disalahgunakan oleh sebagian masyarakat.

Hal ini terlihat dari meningkatnya kunjungan di tempat wisata.

"Saya lihat sabtu minggu kemarin di pantai carita, di puncak lebih ramai dari biasanya sehingga ini memunculkan keramaian yang berisiko memperbanyak penyebaran covid-19," kata dia.

6. Insentif UMKM

Presiden Joko Widodo menyadari kebijakan social distancing untuk mengindari penyebaran virus corona Covid-19 bisa berdampak pada dunia usaha.

Oleh karena itu, Jokowi meminta Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk merumuskan insentif bagi dunia usaha, khususnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Saya minta menko perekonomian dan kementerian terkait segera menjalankan kebijakan insetif ekonomi, utamanya bagi pelaku usaha, lebih khsusus lagi pelaku UMKM yang terkena dampak penyebaran covid-19," kata Jokowi.

Di sisi lain, Jokowi juga meminta para pelaku usaha bisa menyesuaikan bisnisnya dengan keadaan social distancing saat ini.

Menurut Kepala Negara, para pelaku usaha bisa melakukan sejumlah inovasi, misalnya dengan melakukan pelayanan jarak jauh dengan internet.

"Walaupun ada kebijakan pengurangan interaksi saya mkinta pelaku usaha, pelaku UMKM bisa memaksimalkan penggunaan pelayanan dengan online," kata dia.

7. Stok pangan

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo memastikan stok pangan RI cukup sehingga masyarakat tak perlu panik di tengah pandemi virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19.

Jokowi bahkan sudah melakukan inspeksi mendadak ke gudang badan urusan logistik (Bulog) pada Rabu kemarin untuk mengecek langsung stok pangan dalam negeri.

"Saya kemarin sudah cek di bulog, saya melihat stok kita lebih dari cukup," kata Jokowi dalam rapat terbatas lewat video conference dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Jokowi menambahkan, stok pangan dalam negeri masih akan bertambah. Sebab, pada bulan Maret ini para petani melakukan panen raya.

"April juga masih ada panen raya sehingga penyerapan oleh bulog juga agar diatur," kata dia.

Jokowi pun meminta jajarannya terus memastikan ketersediaan dan stabilitas harga barang-barang kebutuhan pokok lain yang diperlukan masyarakat.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Minta Buruh hingga Petani Gotong Royong Hadapi Tantangan Ekonomi"

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved