Cara Singapura Tekan Virus Corona, Kuncinya Transparan, dan Hebatnya tak Ada Warga Meninggal
Pemerintah Singapura bisa dikatakan berhasil dalam menekan penyebaran virus Corona, sebab tidak ada warganya yang meninggal dunia.
Cara Singapura Tekan Virus Corona, Kuncinya Transparan, Hebatnya tak Ada Warga Meninggal
Pemerintah Singapura bisa dikatakan berhasil dalam menekan penyebaran virus Corona, sebab tidak ada warganya yang meninggal dunia. Meskipun demikian jumlah penderitanya mencapai 266 orang yang saat ini terus menurun.
TRI BUN-MEDAN .com - Singapura sempat dinobatkan sebagai negara yang jumlah penderita virus Corona terbanyak di Asia Tenggara. Bahkan, pada akhir Januari 2020, jumlah warga yang menderita virus Corona mencapai 266 kasus artinya terbanyak setelah China di dunia.
Tetapi, hebatnya tidak ada penderita virus Corona yang meninggal dunia. Lantas bagaimana Singapura menangani penyebaran virus corona di negaranya?
Dikutip New York Times (17/3/2020), intervensi adalah kuncinya.
Selain itu penelusuran yang teliti, menjaga jarak sosial, dan karantina yang ditegakkan.
Semuanya dikoordinasikan oleh seorang pemimpin yang bertindak cepat dan transparan.
Singapura hanya butuh waktu 2 jam untuk mengungkap rincian pertama tentang bagaimana pasien tertular virus corona dan orang yang mungkin mereka infeksi.
• Gara-gara Corona Jadwal Kegiatan Nikita Mirzani Terganggu, Sumbang Duit Ratusan Juta
Pemerintah dapat dengan mudah mengetahui:
Apakah mereka bepergian ke luar negeri?
Apakah mereka memiliki hubungan ke salah satu dari lima kelompok (kluster) penularan yang diidentifikasi di seluruh negara?
Apakah mereka batuk pada seseorang di jalan?
Siapa teman dan keluarga mereka, serta teman minum dan rekan mereka dalam beribadah?
Keterbukaan informasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/status-virus-corona-jadi-pandemi-global-who-sebut-alasan-lantaran-sudah-meningkat-13-kali-lipat.jpg)