Pembunuhan Driver Taksi Online
Berita Foto: Pembunuh Driver Grab Car Ditangkap, Satu Pelaku Tewas Diamuk Massa
Petugas kepolisian berhasil menangkap kedua pelaku pembunuhan driver Grab, seorang diantaranya tewas diamuk massa.
Penulis: M Daniel Effendi Siregar | Editor: M Daniel Effendi Siregar
TRIBUN-MEDAN.COM - Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji beserta jajaran memberikan keterangan saat gelar kasus pembunuhan driver Grab, di Mapolrestabes Medan, Rabu (18/3/2020). Petugas kepolisian berhasil menangkap kedua pelaku pembunuhan driver Grab, seorang diantaranya tewas diamuk massa.
Polisi berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan sekaligus pencurian mobil milik driver ojek online (ojol) yang jenazahnya ditemukan di Jalan Rahayu Pasar 12 Tembung, Kecamatan Percutseituan, Deliserdang pada 15 Maret 2020 lalu. Seorang pelaku bernama Ardi Syahputra Harahap (25) warga Jalan Hang Tuah Simpang Warno Percutseituan, Deliserdang, tewas dikeroyok oleh massa.
Warga berhasil menghentikan pelaku di dekat Polsek Percutseituan. Sedangkan pelaku lainnya, yang merupakan adik Ardi, Agung Syahputra Harahap (23) berhasil diamankan pihak kepolisian dan ditangkap. Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji mengungkapan kedua pelaku sudah merencanakan aksi tersebut.
Setelah menyiapkan semua yang dibutuhkan, pelaku kemudian memesan taksi online sebagai calon mangsa mereka. Lalu sesampai di lokasi yang akan dituju, seorang pelaku kemudian berpura-pura membayar ongkos kepada korban.
Saat itulah pelaku lainnya menjerat leher korban menggunakan seutas tali yang sudah disiapkan. Setelah yakin bahwa korban sudah meninggal dunia, pelaku kemudian membuang mayat korban di kawasan Jalan Rahayu Pasar 12 Tembung, Kecamatan Percutseituan.
Namun saat akan dibawa menuju Batam, istri dari korban yang bernama Novita br Bangun merasa curiga karena suaminya tak kunjung pulang. Novita makin curiga lantaran HP milik korban dalam keadaan mati. Merasa curiga, Irsan menyebutkan istri korban pun mengajak adiknya untuk mencari Ramadhani menuju lokasi yang ditunjukkan GPS.
Oleh istri korban bersama dengan adiknya, pelaku kemudian diteriaki rampok dan berhasil diamankan oleh warga di seputaran Polsek Percutseituan. Warga yang emosi melihat ulah pelaku kemudian melakukan aksi main hakim sendiri. Seorang pelaku atas nama Agung akhirnya meninggal di RS Bhayangkara Medan. (sir/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/18032020_kasus_pembunuhan_driver_grab_danil_siregar-2.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/18032020_kasus_pembunuhan_driver_grab_danil_siregar-1.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/18032020_kasus_pembunuhan_driver_grab_danil_siregar.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/18032020_kasus_pembunuhan_driver_grab_danil_siregar-3.jpg)