Breaking News

Presiden Imbau Sekolah Diliburkan, Gawat Penderita Corona Sudah Ratusan Orang

Demi menjaga meluasnya wabah virus Corona di Indonesia, pemerintah daerah diminta untuk mengeluarkan kebijakan pencegahan.

Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers di veranda Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 3 Maret 2020. 

Presiden Imbau Sekolah Diliburkan, Gawat Penderita Corona Sudah Ratusan Orang

Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah mengeluarkan kebijakan perihal pencegahan meluasnya virus Corona, satu di antaranya meliburkan sekolah dan universitas. Bahkan, menganjurkan Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja dari rumah.

TRIBUN-MEDAN.com - Demi menjaga meluasnya wabah virus Corona di Indonesia, pemerintah daerah diminta untuk mengeluarkan kebijakan pencegahan. Satu di antaranya meliburkan sementara proses belajar mengajar di sekolah dan universitas. Ia mengimbau masyarakat untuk keluar rumah seperlunya saja.

"Kemudian membuat kebijakan tentang sebagian ASN bisa bekerja dari rumah dengan menggunakan interaksi online dengan tetap mengutamakan pelayanan prima kepada masyaakat," ujar Presiden Jokowi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Bogor, Minggu (15/3/2020).

Selain itu, menunda kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Ada pula meningkatkan pelayanan pengetesan infeksi Covid-19 dan pengobatan secara maksimal dengan memanfaatkan kemampuan rumah sakit daerah bekerja sama dengan swasta.

UPDATE Virus Corona - 141 Negara Mengonfirmasi Terpapar, 73.955 Pasien Sembuh dan 5.829 Meninggal

Gara-gara Virus Corona Ribuan Orang Wafat di Dunia, Sejumlah Negara Terapkan Lockdown

Meski demikian, Presiden Jokowi mengingatkan agar pemerintah daerah melaksanakan pemetaan terlebih dahulu terkait penyebaran virus corona di daerahnya.

Melalui monitoring itu, kepala daerah diminta segera menentukan status daerahnya.

"Saya minta kepada seluruh gubernur, bupati dan wali kota untuk terus memonitor kondisi daerahnya dan berkonsultasi dengan pakar medis dalam menelaah setiap situasi yang ada," ujar Presiden Jokowi.

"Kemudian, terus berkonsultasi dengan BNPB, untuk menentukan status daerahnya apakah siaga darurat ataukan tanggap bencana non alam," lanjut dia.

Tingkatkan Kewaspadaan

Lebih lanjut, Presiden Jokowi meminta segenap masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona dan penyakit Covid-19.

"Saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah," ujar Jokowi dalam konferensi pers di Istana Bogor, Minggu (15/3/2020).

Menurut Jokowi, langkah ini perlu dilakukan agar penanganan Covid-19 bisa dilakukan dengan lebih maksimal.

"Agar penyebarannya bisa kita hambat dan stop," ujar Kepala Negara.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved