Kisah Dramatis Yanto Selamat Dari Gigitan Buaya, Diterkam saat Menjala Udang, Dapat 40 Jahitan
Yanto (27) berusaha melepaskan diri dari terkaman buaya yang mengigit bagian tangan kanannya.
Saat tengah asyik membilas pakaian bersama anaknya, tiba-tiba kejadian naas tersebut terjadi.
Buaya penunggu sungai Buluhala tersebut menerkam tangan anaknya, dan menyeret nya ke dalam sungai.
"Sempat berteriak, dan saya segera mendatangi anak saya. Saya sempat memanggil anak saya, namun tidak ada jawaban, dan saya liat ke dalam sungai dan anak saya sudah dibawa buaya namun tertahan karena ada tunggul," sebutnya.
Melihat hal tersebut, tanpa menunggu lama, Jumiati langsung loncat ke dalam sungai untuk menyelamatkan sang anak.
Namun saat dikejar, buaya pun hilang ke dasar sungai bersama anaknya.
Tak sampai disitu, Jumiati pun ikut menyelam sambil memanggil anaknya.
Kondisi air yang tak terlalu dalam, membuat dirinya bisa menemukan buaya yang menerkam anaknya tersebut.
Dirinya pun berlari ke arah buaya tersebut, melihat anaknya masih digigit oleh buaya tersebut, Jumiati pun sempat menginjak punggung buaya, namun gigitan buaya tak kunjung lepas.
"Ya sempat ada perlawanan jugalah dari buaya, seperti mencakar saya dan mengibaskan ekornya, namun saya tetap bertahan untuk menyelamatkan anak saya. Karena tak mau melepaskanya, saya injak punggung nya dan saya buka mulut buaya tersebut dengan tangan kosong, saya tarik keatas mulutnya. Alhamdulliah lepas," imbuhnya.
Setelah anaknya lepas dari gigitan buaya, Jumiati pun menyuruh anaknya untuk naik kedarat.
Setelah berada di darat, ia pun melepaskan buaya tersebut.
"Saat melepaskan buaya tu, masih juga mengejar anak saya kedarat, namun karena sudah jauh, buaya pun kembali ke sungai kemudian kabur," ucapnya,
Berhasil menyelamatkan anaknya dari gigitan buaya, juamati pun mengendong anaknya yang sudah mengalami luka robek di bagian tangan dan pundak menuju rumah untuk diobati.
Jarak rumahnya menuju sungai tersebut, sekitar 100 meter, dan Jumati mengendong anaknya yang menangis kesakitan akibat terkaman buaya tersebut.
"Alhamdullah saat saya berjalan mengendong anak saya, ada anak saya yang besar namaya Along dan membantu saya untuk membawanya ke tim medis terdekat," terangnya.
Dirinya mengaku, rasa takutnya hilang melihat anaknya di terkam buaya, yang ada di benaknya hanya anaknya harus selamat dari terkeman buaya.
Jumaiti berharap, buaya yang sudah meresahkan masyarakat sekitar tersebut bisa ditangkap dan dipindahkan, karena sudah meresahkan.
Lebih lanjut dijelaskanya, meskipun selamat, namun Patimah mengalami luka gigitan disekujur tubuhnya akibat serangan buaya, seperti dibagian punggung, tangan, dan pundak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/serangan-buaya-terhadap-warga-yang-sedang-menjala-udang.jpg)