Pembunuhan Siswa di Sei Semayang
Siswa Korban Pembunuhan di Sei Semayang Alami Luka Sekujur Tubuh,Berikut Keterangan Kapolsek Sunggal
Korban ditemukan dengan kondisi membusuk dalam keadaan telungkup. Tak hanya itu terdapat luka di kepala bagian pelipis
Siswa Korban Pembunuhan di Sei Semayang Alami Luka Sekujur Tubuh,Berikut Keterangan Kapolsek Sunggal
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN-Warga yang bermukim di kawasan Sei Semayang, mendadak heboh pada Senin (9/3/2020) sore kemarin.
Pasalnya, dari sebuah lahan kosong di kawasan tersebut, warga menemukan jasad remaja pria yang sudah mulai membusuk.
Informasi yang berhasil didapat, identitas korban yakni IS (16) warga Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Deliserdang.
• RESMI Pemerintah Naikkan Tarif Ojek Online, Berikut Harga Termahal dan Termurah
• Rincian Tarif Iuran BPJS Kesehatan Terbaru, Batal Naik Setelah MA Kabulkan Uji Materi Perpres
Penemuan jasad remaja yang masih menggunakan celana sekolah ini ditemukan oleh seorang warga yang tengah mencari sayuran (jantung pisang).
• BREAKING NEWS: Heboh Penemuan Mayat Wanita di Sei Mencirim, Ternyata Siswi Korban Pembunuhan
Terkait penemuan jasad remaja ini, Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi membenarkan penemuan mayat di kawasan Sei Semayang.
• Plt Wali Kota Akhyar Motivasi 423 Perenang Muda Medan
Dikatakan Kompol Yasir, bahwa saat ditemukan, IS mengalami sejumlah luka di sekujur tubuhnya.
"Korban ditemukan dengan kondisi membusuk dalam keadaan telungkup. Tak hanya itu terdapat luka di kepala bagian pelipis sebelah kanan serta gigi sebagian sudah dalam keadaan hilang," ujarnya, Selasa (10/3/2020).
Lebih lanjut dijelaskan Yasir, dari keterangan Zulfikar (39) yang merupakan ayah korban, diketahui bahwa, anaknya tersebut pergi dari rumah pada Jumat (7/3/2020) kemarin.
• Sederet Artis Berlomba Turunkan Harga Sewa Gedung, Termasuk Won Bin dan Jun Ji Hyun
• Rumah Lamria Terbakar, Gara-gara Lilin Terjatuh Saat Isi Bensin ke Botol dalam Kondisi Mati Lampu
"Saat pergi, korban mengendarai sepeda motor Mio warna biru BK 4851 XG. Dan sejak itu tidak pernah kembali ke rumah hingga akhirnya ditemukan tewas di perladangan Sei Semayang," ungkapnya.
Hingga kini polisi masih mendalami terkait dugaan kematian siswa tersebut.
"Korban sendiri saat sudah dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk proses autopsi," pungkasnya.
(mft/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/penemuan-mayat-di-areal-perladangan-di-jalan-sei-mencirim-pasar.jpg)