Perampokan dan Pembunuhan, Kepala Calon Kades Ditembak, Modus Memenangkan Pilkades
Sedikitnya ada 27 adegan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan yang terjadi pada tahun 2014 silam itu.
TRIBUN-MEDAN.com, Polres OKU Timur menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan calon Kepala Desa Sumber Rejo, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan, Senin (9/3/2020).
Sedikitnya ada 27 adegan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan yang terjadi pada tahun 2014 silam itu.
Perampokan dan pembunuhan terhadap Nyoman Ardani ini diduga melibatkan Mahmud, Kepala Desa Sumber Rejo terpilih dan Elwani Kades Melati Agung selaku perancang rencana pembunuhan.
Reka adegan ini dilakukan di beberapa lokasi yang menggambarkan rencana hingga eksekusi terhadap korban Nyoman Ardana.
• Jaring Calon Pemain Baru PSMS Medan, 77 SSB Bersaing Rebutkan Piala Wali Kota Medan
• 200 Tentara Korea Utara Mati karena Virus Corona, Jasadnya Tak Dikremasi, Dianggap Terlalu Banyak
Dalam adegan ini dihadirkan beberapa pelaku yang telah berhasil diamankan Polres OKU Timur, di antaranya Elwani, Agus Kicer, Agep, dan Mahmud.
Dalam reka ulang tergambar awal mula para pelaku merencanakan perampokan dengan menyusun strategi yang dilakukan di sebuah gubuk dengan arahan dari tersangka Argentina yang masih buron.
Para tersangka juga menggambarkan cara masuk ke rumah korban dengan mendobrak jendela.
Setelah berhasil memecahkan kaca dengan balok kayu, selanjutnya salah satu tersangka membuka pintu belakang dari dalam.
Setelah berhasil masuk, para pelaku langsung mendobrak pintu kamar korban.
Saat itu korban tengah beristirahat bersama istrinya.
Setelah berhasil masuk ke kamar, pelaku Argen (DPO) dan Hartanto (DPO) masuk menarik paksa rambut istri korban hingga ke ruang tengah dan memukul kepala istri korban menggunakan sarung senjata tajam pelaku.
Sementara itu Argen menarik korban Nyoman ke ruang tengah dan menanyakan letak uang yang disimpan korban.
• Kapolsek Percut Sei Tuan Bantu Pengidap Penyakit Jantung Bocor
• Keluarga Berharap Pembunuh NSS Segera Tertangkap, Polisi Sebut Ada Luka di Tubuh Korban
Setelah diberi tahu mengenai uang yang disembunyikan, tersangka Argen langsung melakukan eksekusi terhadap korban dengan menembak kepala korban.
Sementara itu Hartanto kembali masuk ke kamar korban untuk mengambil uang yang disembunyikan di bawah helm dan menyerahkan uang kepada Argentina sambil kembali menembak korban di bagian badannya.
Dari rekon ini terungkap ada salah satu tetangga korban yang mencoba keluar rumah saat mendengar adanya suara tembakan.
Namun tetangga korban kembali masuk ke rumah setelah mendapat ancaman dari tersangka Agep yang menunggu di luar rumah.
Kapolres OKU Timur, AKBP Erlin Tangjaya, yang didampingi Kasat Reskrim, AKP Ikang M Ade Putra menyebut modus perampokan dan pembunuhan ini tidak lain adalah untuk melancarkan pencalonan Mahmud sebagai kepala desa dengan menjegal Nyoman Ardana selaku rivalnya.
"Kasus perampokan yang berujung pembunuhan ini adalah modus untuk memenangkan Mahmud sebagai calon kepala Desa Sumber Rejo.
Mahmud meminta bagaimanapun caranya agar korban mundur atau batal mencalonkan diri," ujar Kapolres.
Reka adegan yang dilakukan hingga sore ini berjalan lancar.
• KISAH Kopassus Tumpas KKB Papua pada 2017, Waktu itu KKB Bikin Onar, Sandera 347 Warga Tembagapura
• Oknum Polisi Terlibat Kasus Narkotika di Padangsidimpuan, Polda Sumut: Masih Dalam Pemeriksaan
• Harga Bando Nagita Slavina Buat Netizen Tercengang, Disebut Bisa Bayar Uang Kuliah
AKP Ikang M Ade Putra secara langsung memimpin giat reka ulang adegan pembunuhan ini.
Ikang menyebut salah satu kesulitan dalam mengungkap kasus ini adalah rasa ketakutan masyarakat untuk melaporkan kasus-kasus kejahatan yang terjadi di desa tersebut.
"Elwani ini menggunakan jabatan dan kekuasaannya sebagai kepala desa untuk menekan masyarakat agar tidak melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian," ujar AKP Ikang.
Bahkan AKP Ikang menyebut keluarga korban sendiri mengaku telah mengikhlaskan kepergian korban dan tidak melaporkan kejadian ini.
"Keluarga korban tidak melaporkan kejadian ini, namun karena kasus ini bukan termasuk dalam delik aduan, maka tetap kita proses," ujarnya.
Para tersangka terlihat hanya tertunduk lesu saat melakukan reka ulang adegan.
Jangan lupa like Fanspage Facebook Sriwijaya Post dan follow instagram Sriwijaya Post di bawah ini:
(*)
Artikel ini sudah tayang di Sriwijaya Post dengan judul : Perampokan dan Pembunuhan di OKU Timur, Kepala Calon Kades Ditembak, Modus Memenangkan Pilkades
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/perampokan-modus-menangkan-kepala-desa.jpg)