Keluarga Berharap Pembunuh NSS Segera Tertangkap, Polisi Sebut Ada Luka di Tubuh Korban
Suasana duka menyelimuti di rumah duka keluarga NSS (14) yang berada di Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, pada Selasa (10/3/2020).
Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya
TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Suasana duka menyelimuti di rumah duka keluarga NSS (14) yang berada di Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, pada Selasa (10/3/2020).
Keluarga menangisi kematian NSS yang disebut tidak wajar.
Rencananya, Selasa sore, hari ini jasad pelajar berusia 14 tahun itu akan dibawa ke kampung orang tuanya yang berada Desa Bagot Raja, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun untuk dimakamkan.
Paman korban, J Haloho berharap polisi segera mengungkap pelaku yang menyebabkan keponakannya tewas dengan tidak wajar.
Menurutnya, perbuatan pelaku yang menewaskan pelajar berusia 14 tahun layak diganjar dengan hukuman seberat-beratnya.
"Harapan kami yang sebenarnya mudah mudahan pelaku cepat ditangkap pihak kepolisian," ucap J Haloho, Selasa.
Kapolsek Sei Kepayang, AKP Zulham membenarkan bahwa di tubuh NSS terdapat sejumlah luka. Diduga sebelum tewas, korban sempat mengalami penganiayaan.
"Hasil visum belum keluar. Hanya saja terdapat luka di kepala, leher dan punggung belakang korban," sebut Zulham.
Diketahui, sebelum ditemukan tewas, NSS pada Minggu (8/3/2020) sekitar pukul 16.00 WIB pamit hendak menuju ke areal perkebunan sawit mencari berondolan buah sawit.
Namun, hingga pukul 19.00 WIB korban tak kunjung kembali ke rumah. Ayah NSS, Pardomuan Simbolong yang resah lalu bersama warga setempat melakukan pencarian ke areal perkebunan sawit.
Upaya pencarian pada malam itu gagal, setelah keluarga dan warga hanya mendapati sepeda motor Vixion yang dikendarai NSS sore harinya.
Hingga akhirnya pada Senin (9/3/2020) pagi tubuh NSS ditemukan sudah tak bernyawa, di dalam parit bekoan atau berjarak sekitar 200 meter dari lokasi sepeda motor Vixion terparkir.
Korban lalu sempat dibawa ke RSUD dr Tengku Mansyur, Kota Tanjungbalai untuk menjalani visum. Namun untuk kepentingan, jasad NSS kemudian dibawa ke RSUD Djasamen Saragih, Siantar untuk menjalani autopsi.
(ind/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rumah-duka-nss.jpg)