Kenalan Via Pesan Aplikasi, Rambut Terurai & Baju Warna Pink Ternyata Fiktif, Terlanjur Setor Uang
Di sana bertemu dengan seorang pria yang menerima uang AS dan mengarahkannya pada sebuah rumah yang disebut kosannya wanita yang bernama Dea.
AS diminta mendatangi kos perempuan itu di Sidodamai, Samarinda Kota.
"Saya datang jam 09.00 malam. Setelah di gang, saya ketemu dengan seorang laki-laki. Dia tanya saya, cari Dea ya mas? Saya jawab, iya," ujar AS.
Laki-laki tersebut lalu meminta uang kepada AS, sambil menunjukan rumah dua lantai yang memiliki ada tandon air warna merah.
"Itu kos Dea, kamar nomor 3, naik saja mas, saya diminta Dea ambilkan duitnya," kata AS saat menirukan ucapan laki-laki tersebut.
Setelah memberi uang Rp 1,5 juta kepada laki-laki itu, AS berjalan menuju rumah yang ditunjuk.
"Setelah ke sana, kok enggak ada tangga rumah. Saya balik mau tanyakan tangga naiknya di bagian mana, pria itu sudah hilang," kata AS.
AS berusaha mencari pria tersebut di sekitar lokasi.
• Abang Korban Sebut NSS Keluar Rumah Seorang Diri, Ada Luka di Kepala dan Dagu
• TERNYATA Sarwendah Lebih Suka Cuci Pakaian Tanpa Mesin Cuci
Namun, AS malah bertemu laki-laki lain yang juga menjadi korban.
"Kebetulan di saat bersamaan saya ketemu laki-laki seusia juga. Saya tanyakan, ternyata dia juga tertipu dengan nilai uang sama Rp 1,5 juta," kata AS.
AS dan pria yang ditemui itu akhirnya sadar bahwa mereka adalah korban penipuan.
Setelah kejadian itu, AS melapor ke Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Pelita di Gang 9, Jalan Lambung Mangkurat.
Ketua FKPM Pelita Marno Mukti mengatakan, dia sudah menerima banyak laporan serupa seperti yang dialami korban AS.
Polisi sarankan korban membuat laporan Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Samarinda Kota Ipda Abdillah Dalimunthe meminta agar korban membuat laporan resmi kepada polisi, agar kasus tersebut segera ditindaklanjuti.
"Selama ini hanya FKPM saja yang tembuskan informasi itu ke kami. Belum ada laporan resmi korban. Beberapa kali laporan korban itu hanya ke FKPM," ujar Abdillah saat dihubungi Kompas.com, Minggu (8/3/2020).
Menurut polisi, berdasarkan pengaduan dari FKPM, sudah banyak yang menjadi korban penipuan dengan modus serupa.
Abdillah mengatakan, rata-rata korban ditipu dengan kerugian di bawah Rp 2,5 juta. (*)
Artikel ini sudah tayang di Tribun Pekanbaru dengan judul : Apes, Cewek Cantik Berbaju Pink Rambut Terurai Ternyata Fiktif, Pria Ini Sudah Terlanjur Setor Uang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-perempuan-seksi-memakai-dres.jpg)