Pembunuhan Sadis Siswi MTSN

Kapolres Pimpin Langsung Prarekonstruksi Pembunuhan Sadis Siswi MTSN Tanjungbalai

Polres Tanjungbalai, Sumatera Utara, menggelar prarekonstruksi kasus pembunuhan sadis seorang siswi SMP berusia 14 tahun.

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / HO
Pelaku pembunuhan sadis siswi SMP Tanjungbalai memeragakan pembekapan terhadap korban dalam prarekonstruksi di kediaman korban, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai, Minggu (8/3/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Polres Tanjungbalai, Sumatera Utara, menggelar prarekonstruksi kasus pembunuhan sadis seorang siswi MTSN berusia 14 tahun.

Reka adegan dipimpin langsung Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira, di Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai, pada Minggu (8/3/2020).

Dalam keterangan yang berhasil didapat, reka adegan berlangsung di kamar korban yang merupakan lokasi pembunuhan.

AKBP Putu mengatakan, dalam pelaksanaan rekonstruksi tersebut tersangka Fulan (nama samaran) memperagakan peristiwa tindak pidana yang dilakukannya sebanyak 10 adegan.

"Terhadap korban bunga (nama samaran), kami menggunakan media boneka sebagai pengganti korban.

Semua adegan tersebut dilaksanakan oleh tersangka Fulan, di mana ia membekap wajah korban dengan bantal," ujarnya, Minggu (8/3/2020).

Lanjut Putu, saat itu tersangka memasuki rumah korban dengan cara mencungkil pintu belakang menggunakan sendok adukan semen.

"Setelah melakukan tersebut, pelaku meninggalkan lokasi kejadian," jelasnya.

“Prarekonstruksi ini adalah sebagai upaya mengungkap peristiwa tindak pidana yang terjadi," imbuh Kapolres.

Diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan sadis ini sempat menggemparkan warga Kelurahan Pasar, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai, Sabtu (7/3/2020) kemarin.

Korban yang masih duduk di bangku MTSN ini ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan.

Korban diduga meninggal usai dianiaya dan diperkosa oleh pelaku.

Adapun korban berinisial NAD masih duduk di bangku MTSN.

Korban ditemukan tewas pertama kali diketahui oleh ibu korban, Nur Aisyah Damanik (39).

Nur Aisyah masuk ke kamar korban pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 WIB, untuk membangunkan sang buah hati agar berangkat ke sekolah,

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved