Perampokan Bersenjata Api
Pasca Perampokan, Tim Inafis Polres Tanah Karo Langsung Lakukan Olah TKP Toko Roti Golden Bakery
Pasca aksi perampokan yang terjadi di toko roti Golden Bakery, Kabanjahe, tim dari unit Inafis Polres Tanah Karo, langsung melakukan olah TKP.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Pasca aksi perampokan yang terjadi di toko roti Golden Bakery, Kabanjahe, tim dari unit Inafis Polres Tanah Karo, langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kamis (27/2/2020).
Dikabarkan sebelumnya, dua pelaku perampokan menggasak uang yang ada di kasir toko roti tersebut pada Rabu (26/2/2020) petang.
Menurut keterangan Kanit Reskrim Polres Tanah Karo Iptu Codet Tarigan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap aksi perampokan ini.
Dirinya menyebutkan, untuk tahap awal pihaknya telah melakukan olah TKP sebanyak dua kali.
"Iya masih kita lakukan penyelidikan, kalau olah TKP sudah dua kali kita lakukan kemarin dan hari ini. Kalau tadi kita penjelasan lagi bagaimana kelengkapan kronologisnya, karena kemarin masih belum bisa dimintai keterangan saksi-saksinya, karena mungkin masih trauma mereka," ujar Codet.
Amatan www.tribun-medan.com, petugas Inafis terlihat memeriksa dan mengecek laci jika ada bekas sidik jari pelaku saat mengambil uang yang ada di dalam laci kasir tersebut.
Codet menjelaskan, saat ini pihaknya juga telah meminta keterangan dari para saksi dan mengumpulkan beberapa barang bukti.
• Sebelum Perampokan, Pegawai Toko Roti Golden Bakery Lihat Pelaku Sempat Amati Suasana
Dirinya menyebutkan, untuk barang bukti yang mereka dapatkan merupakan salinan video dari kamera pengawas (CCTV).
"Saksi-saksi tadi sudah kita periksa kira-kira ada lima orang, dan kita juga masih mengumpulkan barang bukti rekaman CCTV yang ada di luar," katanya.
Dirinya mengungkapkan, pihaknya juga telah memeriksa salinan dari CCTV yang ada di sekitar toko roti tersebut. Namun, dari salinan tersebut masih ditemukan kendala.
Untuk itu, dirinya mengatakan pihaknya akan mencoba mencari CCTV lainnya yang diduga dilintasi oleh para pelaku.
"Sudah ada tanda-tanda yang kita dapat, tapi nanti akan kita cari jaringan CCTV lainnya. Mudah-mudahan dapat yang lebih jelas, supaya cepat terungkap," ucapnya.
Dikabarkan sebelumnya, toko roti tersebut telah terjadi perampokan yang dilakukan oleh dua pelaku.
Dari salinan CCTV yang beredar, terlihat dalam video berdurasi 38 detik itu salah satu pelaku sempat mengeluarkan dan menodongkan benda diduga senjata api ke arah pegawai toko roti. (cr4/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/inafis1.jpg)