Cerita Kehidupan

Ibu Hamil Asal Medan Ini Tetap Antusias Ikut Ujian CPNS Pemkab Karo

Wanita asal Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, ini tetap antusias mengikuti tahapan seleksi CPNS walaupun tengah hamil empat bulan

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Juang Naibaho
Tribun Medan/Muhammad Nasrul
Peserta tes CPNS Anita Harsyanti Nasution menunjukkan kartu ujiannya sebelum masuk ke ruang ujian, di SMPN 3 Berastagi, Jalan Jamin Ginting, Berastagi, Selasa (11/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Dalam tahapan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, terdata sebanyak 7.386 peserta yang lulus mengikuti tahapan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Dari ribuan peserta ini, diketahui banyak juga yang berasal dari luar Kabupaten Karo.

Dari seluruh peserta, memiliki cerita masing-masing ketika mengikuti ujian SKD.

Satu di antaranya ialah peserta wanita yang terlihat sedang hamil atau mengandung.

Peserta ujian SKD yang diketahui sedang hamil yaitu Anita Harsyanti Nasution. Wanita asal Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, ini tetap antusias mengikuti tahapan seleksi CPNS walaupun tengah hamil dengan usia kandungan empat bulan.

"Iya saya sedang hamil, sekarang sudah masuk empat bulanlah," ujar Anita, saat ditemui di lokasi ujian, di SMPN 3 Berastagi, Jalan Jamin Ginting, Berastagi, Selasa (11/2/2020).

Anita datang dari Medan bersama dengan keluarganya sejak pagi tadi. Saat ditanya mengenai persiapan khusus karena sedang hamil, dirinya mengaku hanya mempersiapkan diri untuk selalu menjaga kesehatan.

"Kalau persiapan khususnya sih enggak ada, cuma jaga kesehatan saja jangan sampai sakit pas ujian," ungkapnya.

Wanita berbaju putih itu memilih daftar di Kabupaten Karo karena kuota dari jurusannya sebagai guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) tersedia di daerah penghasil jeruk tersebut.

Ia mengatakan, sudah lebih dari dua kali mendaftarkan diri sebagai CPNS. Dan saat ini, dirinya mendapatkan formasi mengajar di salah satu sekolah yang ada di Kecamatan Barus Jahe.

"Karena kuotanya yang ada untuk guru IPA dan terdekat dari Tembung itu di sini," ungkapnya.

Ketika ditanya perihal dukungan keluarga, ia mengaku keluarga besarnya mendukung penuh dirinya untuk mengikuti seleksi CPNS yang kesekian kalinya. Meskipun saat ini kondisnya sedang hamil, ia tetap optimis untuk dapat mengerjakan seluruh soal yang diberikan.

Di tempat serupa, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Karo Hendra S Bangun, mengaku memang untuk tahun ini pihaknya melihat cukup banyak peserta yang sedang hamil. Ia mengatakan, untuk peserta yang sedang mengandung ini pihaknya memberikan perhatian khusus.

"Cukup banyak kita lihat, mereka juga kita berikan prioritas agar saat proses ujian kesehatannya tidak menurun," katanya.

Adapun tindakan yang diberikan ialah, dengan memprioritaskan mereka untuk lebih dulu masuk ke ruangan. Kemudian, memeriksa kesehatan dari masing-masing ibu hamil.

Selain itu, jika diperlukan, pihaknya juga menyiapkan pendamping untuk menemani peserta yang hamil selama mengerjakan ujian.

"Kita juga sudah koordinasi dengan petugas medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, supaya nanti jika terjadi hal yang tidak diinginkan bisa segera diatasi," pungkasnya.

(cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved