Cerita Kehidupan

Air Mata Istri Bupati Dairi Berlinang Lihat Kondisi Keluarga Miskin Besarkan 4 Anak Disabilitas

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi, Romy Mariani Eddy Berutu, menyambangi rumah keluarga miskin, yang memiliki empat anak penyandang disabilitasT

Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / DOHU LASE
Ketua TP PKK Kabupaten Dairi, Romy Mariani Eddy Berutu menyerahkan e-KTP kepada anak pasangan Ual Sagala dan Nurlina Sitorus, keluarga miskin di Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Selasa (11/2/2020). 

Air Mata Istri Bupati Dairi Berlinang Lihat Kondisi Keluarga Miskin Besarkan 4 Anak Disabilitas

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dohu Lase

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi, Romy Mariani Eddy Berutu, menyambangi rumah keluarga miskin, yang memiliki empat anak penyandang disabilitas, di Dusun IV Hutabuntul, Desa Lae Hole, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Selasa (11/2/2020).

Istri Bupati Dairi ini penasaran dengan anak-anak pasangan Ual Sagala (50) dan Nurlina boru Sitorus (44).

Romy tiba di rumah keluarga Ual Sagala sekitar pukul 15.50 WIB hari itu. Ia datang ditemani sejumlah pegawai ASN Pemkab Dairi.

Pantauan Tribun Medan hari itu, markah tulisan keluarga miskin penerima bantuan sudah terpasang di dinding bagian depan rumah.

Begitu masuk rumah, raut muka Romy tampak sedih. Ia prihatin dengan kondisi rumah keluarga Ual yang sederhana. Terlebih-lebih terhadap kondisi empat anak laki-laki Ual yang terbaring di ranjang, di ruang tamu.

Kunjungan resmi Romy sebagai Ketua PKK hari itu dibalut dengan seremoni. Selama acara, air mata Romy terus berlinang dan kerap sesenggukan.

"Saya sangat mengerti akan apa yang dirasakan Bapak Ual Sagala dan istri, karena saya juga bagian dari itu. Tidak ada orang tua yang ingin anaknya seperti ini," ujar Romy saat gilirannya memberi kata-kata penghiburan.

Romy mengatakan, empat anak laki-laki Ual dan Nurlina diduga kekurangan gizi, sehingga kemudian terserang penyakit celebral palsy.

Dalam kunjungannya itu, Romy menyerahkan bantuan berupa barang-barang kebutuhan rumah tangga dan perlengkapan mengurus anak, serta uang.

Romy juga menyerahkan e-KTP kepada tiga anak Ual yang sudah berumur dewasa.

"Total ada Rp 19 juta uang terkumpul lewat aksi yang dilakukan Dinas Sosial, kemudian ditambah Rp 1 juta dari anak saya yang juga mengalami disabilitas. Dia bisa melukis dan Rp 1 juta ini dari hasil lukisannya," tutur Romy saat menyerahkan bantuan uang.

Pada kesempatan itu, Plt Kadis Sosial sekaligus Asisten Bidang Administrasi Umum Kabupaten Dairi, Sudung Ujung meluruskan soal kealpaan penyaluran bantuan kepada keluarga pasangan Ual-Nurlina.

Menurut ketentuan, kata Sudung, bantuan untuk penyandang disabilitas memang hanya diperuntukkan untuk satu orang saja.

Ketua TP PKK Kabupaten Dairi, Romy Mariani Eddy Berutu berdiri di samping pembaringan empat bocah disabilitas, anak pasangan Ual Sagala dan Nurlina Sitorus, keluarga miskin di Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Selasa (11/2/2020).
Ketua TP PKK Kabupaten Dairi, Romy Mariani Eddy Berutu berdiri di samping pembaringan empat bocah disabilitas, anak pasangan Ual Sagala dan Nurlina Sitorus, keluarga miskin di Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Selasa (11/2/2020). (TRIBUN MEDAN / DOHU LASE)
Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved