Lapangan Merdeka Medan jadi Kawasan Bebas Sampah dan Rokok

Pendopo Lapangan Merdeka Medan juga akan direnovasi pada April mendatang.

Dok. Humas Pemkot Medan
Akhyar meresmikan lorong taman bunga di Lapangan Merdeka 

TRIBUN-MEDAN.com - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengikuti senam bersama seribuan warga di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (9/2/2020) pagi.

Acara itu menjadi rangkaian kegiatan dalam car free day (CFD) pertama di tahun 2020.  Sejak pukul 06.00 WIB, warga telah memadati area lapangan bersejarah tersebut.

Kehadiran Akhyar dalam rangka silaturahim dan bertatap muka langsung, serta menjadi wujud tidak ada jarak antara pemerintah dengan masyarakat.

Harapannya, pemerintah dan masyarakat dapat bersama membangun Kota Medan ke arah yang lebih baik.

Akhyar sekaligus meresmikan lorong taman bunga tepat di jalan menuju Pendopo Lapangan Merdeka Medan.

Lorong taman bunga ini merupakan inisiasi dari Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Ilmu Kepamongprajaan (IKAPTK) Kota Medan.

Makna dari lorong taman bunga berbentuk hati itu adalah menggambarkan kebersamaan keluarga besar IKAPTK Kota Medan dalam berkontribusi membangun Kota Medan.

Lorong taman bunga tersebut juga berisi berbagai jenis bunga sebagai lambang Medan sebagai kota multikultural yang humanis, berdaya saing, sejahtera dan religius.

Lambang hati mencerminkan kecintaan akan Kota Medan dan ajakan warga untuk ikut mencintai, menjaga, dan merawat Kota Medan sebagai upaya mendukung program Yok Bikin Cantik Medan.

Jalannya peresmian

Peresmian ditandai pengguntingan pita, pelepasan balon, dan penanaman bibit pohon oleh Akhyar bersama Plt Ketua TP PKK Kota Medan.

Plt Wali Kota Medan juga mendeklarasikan Yok Bikin Cantik Medan dimulai dari Lapangan Merdeka sebagai titik nol Kota Medan.

Lapangan itu akan dicanangkan sebagai lokasi pertama kawasan bebas sampah dan rokok sesuai Perda Kota Medan No 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan.

"Hari ini kami mengajak seluruh warga untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mewadahi sampahnya agar tidak berserakan,” kata Akhyar dalam keterangan tertulis.

Ia melanjutkan, kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab semua.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved