WASPADA, Ternyata Keseringan Marah Bisa Bikin Gendut, Ini Penjelasannya

Ketika kemarahan mulai muncul, maka hormon adrenalin akan dilepaskan yang berfungsi untuk mempersiapkan diri untuk berantam atau menjauhkan masalah.

Editor: Ayu Prasandi
hellosehat
Marah 

WASPADA, Ternyata Keseringan Marah Bisa Bikin Gendut, Ini Penjelasannya

TRIBUN-MEDAN.com- Emosi yang naik-turun itu wajar, tapi jangan terlalu sering karena dapat berakibat menambahnya berat badan.

Bahkan dapat membuat berat badan berlebih loh!

Melansir dari Bright Side, inilah alasan mengapa kemarahan dapat berdampak pada kenaikan berat badan.

Pencuri HP yang Sempat Buron Ditembak Polisi, Aksi Pelaku Sempat Viral dari Rekaman CCTV

Perlu diketahui bahwa kemarahan yang tengah terjadi tidak hanya berasal dari sisi emosional, tetapi juga dari proses kimiawi tubuh.

Ketika kemarahan mulai muncul, maka hormon adrenalin akan dilepaskan yang berfungsi untuk mempersiapkan diri untuk berantam atau menjauhkan masalah.

Setelah hormon adrenalin berkurang, maka energi juga akan berkurang sehingga membuat lapar untuk pengganti energi.

Rasa lapar atau keinginan untuk makan dalam keadaan emosi akan membuat Anda makan tanpa terkontrol.

Hal itu menyebabkan Anda makan untuk membuat suasana hati lebih tenang dan nyaman tanpa memerdulikan kesehatan makanan tersebut.

Alasan WHO Khawatirkan Indonesia, Negara Satu-satunya Terbebas Virus Corona

Untuk mengantisipasi permasalahan ini,  bisa memulai dengan kelola stres harian.

Selain itu, tetap perhatikan makanan yang dikonsumsi dan segera berhenti ketika sudah mulai merasa kenyang.

Selain hormon adrenalin yang dilepaskan, hormon kortisol akan mengalami peningkatan ketika sedang marah.

Hormon kortisol yang meningkat tersebut dapat memengaruhi kenaikan berat badan hingga berbahaya bagi jantung serta tekanan darah.

Hormon kortisol sendiri berfungsi untuk mengubah gula darah menjadi lemak dan menghambat pencernaan.

Tentunya kebayang kan  kalau hormon tersebut meningkat?

Hasilnya berat badan dan lembak tubuh akan bertambah yang pastinya berbahaya bagi kesehatan.

Bening Bak Tanpa Pori-pori, Ternyata Segini Harga Skincare yang Bikin Wajah Syahrini Glowing

Agar tidak terjadi komplikasi akibat kemarahan tersebut, alihkan luapan emosi dengan berolahraga atau jalan-jalan santai keliling perumahan.

Dengan begitu, pikiran akan lebih jernih serta tubuh tidak alami penimbunan lemak hingga kenaikan berat badan berlebih akibat makanan tak sehat.

Stres akan muncul ketika tengah alami emosi yang meningkat sehingga mengganggu kualitas tidur.

Kualitas tidur yang tidak baik akan membuat Moms tidak memiliki energi untuk menjalankan aktivitas.

Dampaknya Anda akan mengonsumsi karbohidrat berlebih dari minuman manis, permen, dan makanan tak sehat lainnya untuk memulihkan energi.

Dalam keadaan marah, Anda juga akan cenderung tidak dapat mengontrol diri terhadap makanan yang dikonsumsi.

Catat, Ini Harapan Ombudsman Sumut Terhadap Pemkot Medan

Ditambah dengan fungsi hormon yang mengontrol nafsu makan akan terganggu akibat buruknya kualitas tidur.

Agar tidak terjadi secara berkelanjutan, carilah aktivitas yang memungkinkan berhasil untuk menenangkan suasana hati.(*)

Artikel ini telah tayang di Nakita.id dengan judul Jangan Emosian Moms! Ternyata Keseringan Marah Bisa Bikin Gendut, Simak Penjelasan Ilmiahnya

Sumber: Nakita
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved