MENGHARUKAN Dokter Meninggal akibat Terjangkit Virus Corona, Korban Tewas 41 Orang di China

MENGHARUKAN Dokter Meninggal akibat Terjangkit Virus Corona, Korban Tewas 41 Orang di China

Editor: Salomo Tarigan
Twitter @ChuBailiang)
MENGHARUKAN Dokter Meninggal akibat Terjangkit Virus Corona, Korban Tewas 41 Orang di China 

3. Beijing Akan Hentikan Semua Bus Antar-provinsi Mulai 26 Januari

Dilansir dari Aljazeera, Beijing akan menghentikan semua bus antar-provinsi mulai Senin (26/1/2020).

Langkah tersebut diambil sebagai upaya menanggulangi penularan virus corona.

Belum diketahui secara pasti kapan layanan bus akan diaktifkan seperti sediakala.

4. Pemerintah China Kirim 1.200 Tenaga Medis Tambahan

Pemerintah China pun meningkatkan upaya untuk memerangi epidemi yang berkembang.

Dilansir dari theguardian.com, Pemerintah China mengirim 1.200 tenaga medis tambahan ke Wuhan, pusat penyebaran virus corona, untuk meringankan beban tenaga medis di sana.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Tiongkok mengambil langkah untuk mengidentifikasi dan segera mengisolasi kasus-kasus yang diduga sebagai penyebaran virus mematikan ini di kereta api, pesawat terbang, hingga bus.

Beberapa pasien yang terinfeksi dirawat di RS Jinyintan, Wuhan.
Beberapa pasien yang terinfeksi dirawat di RS Jinyintan, Wuhan. (SCMP/Jun Mai)

Langkah tersebut menyusul jumlah kematian akibat virus corona yang meningkat menjadi 41 korban jiwa.

Jumlah orang yang terinfeksi virus corona pun telah mencapai hampir 1.300 orang. 

Simak Penjelasan Dokter terkait Apakah Virus Corona Bisa Disembuhkan?

Mobil Tiba-tiba Terbakar Diduga Dipicu Handphone Meledak saat Isi BBM di SPBU, Kronologinya

Pos-pos pemeriksaan pun akan didirikan di tempat-tempat pemberhentian transportasi.

Penumpang dengan dugaan pneumonia akan langsung dilarikan ke pusat medis. 

Komisi Kesehatan China telah mengungkapkan rincian korban persebaran coronavirus, Kamis (23/01/2020) pagi.
Komisi Kesehatan China telah mengungkapkan rincian korban persebaran coronavirus, Kamis (23/01/2020) pagi. (Twitter @ChuBailiang)

NHC menyebutkan, isolasi kasus-kasus yang diduga sebagai penyebaran virus corona harus diikuti oleh desinfeksi kereta, pesawat, maupun bus.

"Semua departemen transportasi harus secara ketat memperkenalkan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian termasuk tindakan penyaringan di bandara, stasiun kereta api, terminal bus, dan pelabuhan," kata NHC, seperti yang diberitakan theguardian.com

"Semua staf yang melayani penumpang harus mengenakan masker," sambungnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved