News Video

Yuk Bernostalgia dengan Kopi Apek, Spot Ngopi yang Bertahan dari Masa ke Masa di Kota Medan

Kopi Apek didirikan oleh Thia Tjo Lie atau yang lebih dikenal dengan sebutan Apek.

Penulis: Alija Magribi | Editor: M.Andimaz Kahfi

Menu spesial di Kopi Apek diantaranya ada Kopi Susu Panas dan Kopi Susu Dingin.

Kemudian ada menu lainnya yakni Milo dan Lemon Tea.

Untuk sandingannya, pengunjung bisa mencicipi roti tawar ataupun makanan berat seperti Kwe Tiaw, Bakmi, Cakwe ataupun jajanan streetfood.

Kopi Panas dan Roti Bakar Srikaya disajikan dengan tradisional, masih menggunakan tungku bakar tradisional.

Yuni, salah satu karyawan Kedai Kopi Apek mengatakan kedai dibuka setiap hari mulai Pukul 06.00-14.00 WIB.

"Jadi di sini, langganan kita itu biasanya biasanya idolakan Kopi Susu Dingin," kata Yuni.

"Itu spesial di sini. Jadi kalau mau mencicipi silakan datangnya pagi," sambungnya.

Kopi Apek masih menjadi primadona bagi pecinta kopi legendaris.

Di lokasinya yang berada di tengah kota, tak jarang Kopi Apek dikunjungi berbagai wisatawan.

Selain itu, di sini pula banyak ditemui para pekerja kantoran yang bekerja di sekitar Kesawan.

Bagi masyarakat yang ingin bernostalgia, harga makanan di Kedai Kopi Apek tergolong terjangkau untuk sebuah kuliner bersejarah.

Secangkir kopi ditawarkan mulai dari harga Rp 22.000-30.000 ribu.

Adapun untuk roti dan cemilan lainnya disesuaikan permintaan pelanggan.

(cr15/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved