Tersambar Petir, Dua Warga Meninggal, 1 Orang Selamat Usai Diobati Tradisional

Tersambar Petir, Dua Warga Meninggal, 1 Orang Selamat Usai Diobati Tradisional

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / ist
Korban sambaran petir Gejap Tarigan, mendapatkan pertolongan secara tradisional usai terkena sambaran petir, di Kecamatan Munthe, Kamis (16/1/2020) kemarin. 

Tersambar Petir, Dua Warga Meninggal, 1 Orang Selamat Usai Diobati Tradisional

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Tiga warga yang tinggal di Kecamatan Juhar, dan Kecamatan Munthe, dikabarkan terkena sambaran petir, Kamis (16/1/2020) kemarin petang.

Menurut informasi, dua orang yang tinggal di Kecamatan Juhar ialah Perganin Ginting dan Setia Tarigan.

Dikabarkan, keduanya terkena sambaran petir saat berteduh di sebuah pondok yang berada di ladangnya sekira pukul 18.00 WIB. Nahas, kedua warga yang tinggal di Desa Kuta Gugung ini, meninggal tidak dapat terselamatkan.

Saat ditanya perihal ini, Kapolsek Juhar AKP H Sihotang, membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menjelaskan, pada Kamis kemarin kawasan desa diguyur hujan deras yang disertai angin kencang dan petir.

"Memang kemarin di sini sedang hujan deras, kebetulan kedua warga kita ini sedang berteduh di perladangannya, nahas pada saat itu tidak dapat diselamatkan," ujar Sihotang, Jumat (17/1/2020).

Ia menjelaskan, selain menyebabkan dua warga yang tersambar petir, akibat hujan deras kemarin juga menyebabkan satu pohon tumbang di Desa Batu Mamak.

Peristiwa ini, menyebabkan tiga unit rumah milik masyarakat terkena imbas dari pohon yang tumbang ini.

Di lokasi terpisah, seorang warga Kecamatan Munthe yang terkena sambaran petir ialah Gejap Tarigan. Menurut informasi, warga Desa Sarinembah tersebut masih bisa diselamtkan.

Kapolsek Munthe, Iptu Jalo Manullang, mengaku pada saat itu korban sedang duduk di depan teras rumahnya.

Setelah terkena sambaran petir, keadaan korban diketahui oleh keluarganya.

Pihak keluarga dibantu warga sekitar langsung memberikan pertolongan secara tradisional

"Setelah terkena imbas, keluarga dan warga sekitar langsung melakukan pertolongan untuk korban, sehingga masih bisa diselamatkan," ucapnya.

Namun begitu, kepolisian menyarankan agar korban diberikan penanganan secara medis.

Hingga berita ini diturunkan, korban sedang menjalani perawatan secara intensif. (cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved