Gubernur DKI Anies Dikritik Bupati Bogor soal Banjir, Minta Anies Jangan Lempar Tanggung Jawab

Gubernur DKI Anies Dikritik Bupati Bogor soal Banjir, Minta Anies Jangan Lempar Tanggung Jawab

Editor: Salomo Tarigan
Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Gubernur DKI Anies Dikritik Bupati Bogor soal Banjir, Minta Anies Jangan Lempar Tanggung Jawab 

"Yang terkena banjir itu di berbagai wilayah. Jadi ini bukan sekadar soal yang belum kena normalisasi saja, nyatanya yang sudah ada normalisasi juga terkena banjir," ujar Anies di Kampung Pulo.

Anies berujar, banjir Jakarta harus diselesaikan secara lebih komprehensif.

Caranya, dengan mengendalikan air di daerah hulu, yakni membangun kolam- kolam retensi.

WHATSAPP 2020: Cara Nonaktifkan Whatsapp, Takut Disalahgunakan Orang Lain & Solusi Ponsel Hilang

Whatsapp Hari Ini: 2020, Fitur Baru Mode Gelap Unik hingga Hapus Pesan Rahasia Otomatis di Whatsapp

"Pengendalian air di kawasan hulu dengan membangun dam, waduk, embung, sehingga ada kolam-kolam retensi untuk mengontrol, mengendalikan, volume air yang bergerak ke arah hilir," kata Anies.

"Dengan cara seperti itu, Insya Allah bisa, tapi itu semua kan kewenangannya di pusat ya.

Jadi kita lihat nanti pemerintah pusat," lanjut dia.

Sementara itu, Anies berujar, Pemprov DKI saat ini sedang fokus menyelamatkan warga yang menjadi korban banjir.

Pemprov DKI juga akan membantu warga yang terdampak banjir.

"Bagi kami di Jakarta, fokus kami adalah memastikan keselamatan warga, memastikan bahwa pelayanan terjamin. Dan bagi semua warga yang terdampak, kami akan bantu semaksimal mungkin," ucap Anies.

Baru 16 km dinormalisasi

Anies Baswedan Sanggah Menteri Basuki Soal Normalisasi Sungai sebagai Jalan Keluar Atasi Banjir
Anies Baswedan Sanggah Menteri Basuki Soal Normalisasi Sungai sebagai Jalan Keluar Atasi Banjir (kolase)

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa 17 km dari 33 km kali Ciliwung belum dinormalisasi.

Dampak yang terlihat akibat tidak dilanjutkannya program normalisasi sungai Ciliwung tersebut membuat sejumlah wilayah di DKI Jakarta kebanjiran.

Menurut Basuki, sungai yang terjamin bebas dari luapan banjir baru sepanjang 16 km.

Hal itu diungkapkannya usai meninjau lokasi banjir di kawasan Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (1/1/2020).

"Mohon maaf, Bapak Gubernur, selama penyusuran Kali Ciliwung ternyata sepanjang 33 km itu yang sudah ditangani, dinormalisasi 16 km," kata Basuki seperti dikutip Kompas.com (1/1/2020).

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved