HISTERIA Sang Ibu Sambut Jenazah Lettu Erizal Sidabutar Begitu Tiba di Rumah Duka

Kapten (Anm) Erizal Zuhri Sidabutar berpulang di usia 29 tahun. Ia merupakan anggota Sat Gultor 81 Kopassus.

TRIBUN MEDAN / DOHU LASE
Ibunda almarhum Kapten (Anm) Erizal Zuhri Sidabutar, Elisabeth Christina Siahaan, tergeletak sambil menangis di atas peti jenazah putra keduanya sesaat begitu tiba di rumah duka, Jumat (20/12/2019) dini hari. Tampak Elisabeth didampingi suaminya Aiptu Rukur Sidabutar. (TRIBUN MEDAN / DOHU LASE) 

Erizal Sidabutar gugur saat menjalankan tugas di Papua. Ia bersama rekannya, Serda Rizky Ramadhan, diserang KKB Papua sat bagikan paket Natal kepada anak-anak di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Erizal Sidabutar dan Serda Rizky Ramadhan  terkena tembakan dalam peristiwa baku tembak antara aparat TNI dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Kedua prajurit Kopassus itu akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Selasa (16/12/2019) malam.

Lettu Erizal Sidabutar berasal dari Dairi, Sumatera Utara. Perwira TNI Angkatan Darat itu bertugas di Satuan Penanggulangan Teror (Sat Gultor) 81 Kopassus. Sementara Serda Rizky Ramadhan berasal dari Jakarta.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, baku tembak antara aparat keamanan dengan KKB terjadi di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Paulus Waterpauw menyebut, KKB yang terlibat kontak senjata merupakan kelompok pimpinan Lekagak Telenggen yang sebelumnya bermarkas di Lanny Jaya.

Erizal Sidabutar merupakan putra kedua dari anggota Polres Dairi, Aiptu Rukur.

#HISTERIA Sang Ibu Sambut Jenazah Lettu Erizal Sidabutar Begitu Tiba di Rumah Duka

(Tribun-medan.com/ Dohu Lase)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved