BEDA Pendapat Susi Pudjiastuti - Menteri Edhy Prabowo soal Lobster, Jokowi Akhirnya Menanggapi

BEDA Pendapat Susi Pudjiastuti - Menteri Edhy Prabowo soal Lobster, Jokowi Akhirnya Menanggapi

Editor: Salomo Tarigan
Kolase instagram.com/susipudjiastuti115/jokowi/Getty/Independent
BEDA Pendapat Susi Pudjiastuti - Menteri Edhy Prabowo soal Lobster, Jokowi Akhirnya Menanggapi 

BEDA Pendapat Susi Pudjiastuti - Menteri Edhy Prabowo soal Lobster, Jokowi Akhirnya Menanggapi

T R I B U N-MEDAN.com - BEDA Pendapat Susi Pudjiastuti - Menteri Edhy Prabowo soal Lobster, Jokowi Akhirnya Menanggapi.

//

Kebijakan yang sedang direncanakan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menuai polemik.

Prediksi Barcelona vs Real Madrid, Uji Ketajaman Trio Antoine Griezmann, Lionel Messi & Luis Suarez

BUKAN CUMA FLU, Kencing Tikus atau Leptospirosis & Demam Berdarah! Waspada 6 Penyakit di Musim Hujan

Diketahui Edhy Prabowo berencana merevisi aturan yang melarang ekspor benih lobster.

Regulasi yang terbit pada era Menteri KKP Susi Pudjiastuti itu yakni Peraturan Menteri (Permen) Nomor 56 Tahun 2016 tentang Larangan Penangkapan dan atau Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan dari Indonesia.

Presiden Joko Widodo akhirnya buka suara untuk menjawab kritikan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti soal rencana pemerintah membuka ekspor bibit lobster.

 

Insiden Kecelakaan Maut, Tubuh Kernet Truk Tergencet Mobil Ringsek, Kasihan Korban Akhirnya Tewas

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berujar, keinginan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo untuk mencabut larangan ekspor bibit lobster, harus dilihat dari efek kemanfaatan dan lingkungannya.

Jokowi mengingatkan, ekspor bibit lobster harus memperhatikan faktor keseimbangan.

 Wacana Ekspor Benih Lobster Dikritik Susi Pudjiastuti, Jokowi: Yang Penting Negara Dapat Manfaat

Artinya, nilai tambah untuk dalam negeri harus diperoleh dan lingkungan juga tidak rusak.

Menurutnya, nasib nelayan yang selama ini menggantungkan hidupnya pada penangkapan benih lobster juga perlu diperhatikan.

"Jangan juga awur-awuran, semua ditangkapin, diekspor, juga enggak benar. Keseimbangan itu paling penting, bukan hanya bilang jangan (ekspor)," tegas Jokowi seusai meresmikan Tol Balikpapan-Samarinda di Kabupaten Kutai Kertanegara, Selasa (17/12/2019).

Dikatakan Jokowi, rencana revisi yang didengungkan Edhy masih sifatnya kajian yang melibatkan banyak pakar.

"Saya kira pakar-pakarnya tahulah mengenai bagaimana tetap menjaga lingkungan, agar lobster itu tidak diselundupkan, tidak dieskpor secara awur-awuran, tapi juga nelayan dapat manfaat dari sana, nilai tambah ada di negara kita," ujar Jokowi.

"Yang paling penting, menurut saya, negara mendapatkan manfaat, nelayan mendapatkan manfaat, lingkungan tidak rusak. Yang paling penting itu," tambahnya.

Alasan Edhy

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved