SMA Negeri 2 Medan Terpilih Jalankan Program Pertanian Masuk Sekolah (PMS) di Sumatera Utara
Untuk wilayah Sumut, SMA Negeri 2 Medan terpilih menjadi salah satu sekolah yang menjalankan program tersebut.
SMA Negeri 2 Medan Terpilih Jalankan Program Pertanian Masuk Sekolah (PMS) di Sumatera Utara
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Program Pertanian Masuk Sekolah (PMS) yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian (Kementan) telah dimulai.
Untuk wilayah Sumut, SMA Negeri 2 Medan terpilih menjadi salah satu sekolah yang menjalankan program tersebut.
Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Medan Buang Agus mengatakan, kali ini sekolah tersebut dipilih pemerintah mewakili seluruh sekolah yang ada di Sumut.
"Kami dipilih bersama SMK Beringin untuk menjalankan PMS. Kami sangat bersyukur atas kepercayaan itu," Senin (16/12/2019).
Buang Agus mengatakan, penerapan program Pertanian Masuk Sekolah (PMS) sebagai materi pembelajaran siswa berguna untuk mengatasi masalah regenerasi petani.
"Kami mendukung program ini karena minat anak millenial saat ini sangat minim di bidang pertanian," tambahnya.
Dikatakannya, pihaknya juga membangun rumah bibit untuk memfasilitasi program tersebut. Ia juga menjelaskan upaya tersebut juga untuk menarik minat generasi muda di sektor pertanian.
"Langkah fundamental ini perlu dilakukan untuk memastikan bahwa sektor pertanian sangat menjanjikan sebagai sebuah profesi yang bisa menjadi hobby bagi kaum urban, dan trendsetter sebagai gaya hidup modern," katanya.
Menurut Buang Agus, promosi dan proses edukasi tersebut perlu dilakukan sejak dini melalui berbagai aktivitas pertanian kecakapan hidup (lifeskill) atau pembelajaran extrakulikuler di setiap sekolah.
Buang Agus mengatakan, dalam penerapan konsep tersebut para siswa diperkenalkan berbagai jenis sayuran dan tanaman yang akan dibudidayakan.
"Selain itu, para siswa diberi penjelasan bagaimana besarnya manfaat dan nilai ekonomis hasil pertanian," ucapnya.
Dikatakan Buang Agus, manfaat lain dari kegiatan ini juga mendorong para siswa untuk mengonsumsi sayuran dari hasil panen di sekolah.
"Konsumsi sayuran yang harus dikonsumsi untuk diet seimbang ialah sebesar 200g/kapita/hari. Sedangkan tingkat konsumsi sayur di Indonesia masih di bawah standar kecukupan," katanya.
Buang Agus juga mengapresiasi, konsep PMS yang menjadi program prioritas Menteri Pertanian di enam bulan pertama kerja di bawah komando Mentan Syahrul Yasi Limpo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kepala-sekolah-sma-n-2-medan.jpg)