Sidang Pembentukan AKD Berlangsung Alot, Ketua DPRD Deliserdang sampai Walk Out
Sidang paripurna DPRD Deliserdang dengan agenda pengambilan keputusan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) berlangsung alot dan memanas, Senin.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Juang Naibaho
Sidang Pembentukan AKD Berlangsung Alot, Ketua DPRD Deliserdang sampai Walk Out
TRIBUN-MEDAN.com - Sidang paripurna DPRD Deliserdang dengan agenda pengambilan keputusan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) berlangsung alot dan memanas, Senin, (16/12/2019).
Ketua DPRD Deliserdang Zakky Syahri yang memimpin jalannya paripurna, justru walk out dari ruang paripurna.
Alhasil, sidang paripurna akhirnya dipimpin oleh Wakil Ketua Nusantara Tarigan Silangit didampingi T Ahmad Tala'a dan Amit Damanik.
Zakky keluar bersamaan dengan aksi walk out yang diikuti oleh seluruh anggota Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi Demokrat, dan seorang anggota Fraksi Nasdem.
Zakky dan sejumlah anggota DPRD lainnya melakukan walk out lantaran adanya desakan dari Ketua Fraksi Golkar, Mikail TP Purba.
Mikail, mewakili anggota lainnya, menyebutkan agar Zakky mengalihkan kepada para wakil ketua DPRD untuk memimpin sidang.
Setelah berdiskusi dengan tiga pimpinan, Zakky akhirnya memilih untuk meninggalkan ruang sidang bersama dengan anggota Fraksi Gerindra, PKS, Demokrat, dan seorang anggota Fraksi Nasdem.
Paripurna yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB ini, tak kunjung selesai hingga melewati waktu adzan magrib. Paripurna ini tercatat menjadi sidang terlama yang pernah terjadi.
Lamanya sidang paripurna lantaran saat itu masing-masing fraksi saling memberikan argumen.
Dari sembilan fraksi yang ada diawal sidang dimulai baru empat fraksi yang memberikan nama-nama fraksinya ke sekretariat untuk dibacakan dan dimasukkan dalam nama-nama yang duduk di AKD.
Saat itu baru Fraksi PAN, Nasdem dan dua Fraksi Gabungan PPPI dan KBNR.
Sementara untuk Fraksi lain seperti Gerindra, PDI Perjuangan, Golkar, PKS dan Demokrat belum memasukkan dan mengirimkan namanya.
Jelang berakhirnya sidang, Golkar dan PDI Perjuangan akhirnya memasukkan nama.
Fraksi-fraksi yang belum memasukkan nama berulang kali mengajukan interupsi ke pimpinan dan meminta agar pembacaan nama-nama anggota di AKD dan pemilihan pimpinannya ditunda sampai Rabu (18/12/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/suasana-sidang-paripurna-dprd-deliserdang.jpg)