Zuraida Hanum Perang Mulut dengan Keluarga Hakim Jamaluddin Saat Acara Peletakan Batu Nisan
Tiga orang dari pihak keluarga hakim Jamaluddin, meluapkan kekesalan dengan melabrak Zuraida Hanum.
Sebelumnya, Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto menyebutkan pelaku diduga sebagai orang dekat.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium forensik, hakim Jamaluddin tewas antara 12 sampai 20 jam sebelum mayatnya ditemukan pada Jumat (29/11/2019).
"Karena sudah lewat meninggal, kaku, udah lemas kembali, kemudian lembab kembali, dan arah kepada pembusukan," ujar Agus, Rabu (4/12/2019).
Saat ini tim dari Polda Sumut dan Polrestabes Medan masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku pembunuhan hakim Jamaluddin.
"Kita mau menduga orang sebagai pelaku itu kan enggak boleh gegabah. Dalami semuanya alibi, kita periksa semua alat bukti yang ada. Mohon doa restu agar kasus ini segera terungkap," ucap Agus.
Polda Sumut juga sudah memeriksa 22 orang saksi terkait kasus tersebut, termasuk Zuraida Hanum yang diperiksa di Aceh.
Polisi saat ini juga tengah mencari bukti penting, yakni handphone milik hakim Jamaluddin.
Pentingnya alat komunikasi itu, untuk menguak siapa sosok yang dihubungi pria 55 tahun itu. Sosok itu pula yang disebut-sebut dijemput Jamaluddin di Bandara Kualanamu Internasional, sebelum ditemukan tak bernyawa di dalam mobilnya.
Kesaksian Zuraida Hanum
Saat heboh kematian hakim Jamaluddin, istri korban sempat memberi keterangan kepada awak media.
Zuraida Hamum menyebut sekitar tiga pekan lalu sebelum hakim Jamaluddin ditemukan meninggal, sempat ada teror di rumahnya dari orang yang tidak dikenal.
Menurut pengakuan Zuraida Hanum, teror itu berupa pagar depan rumahnya sempat ditabrak sebuah mobil orang tidak dikenal.
“Namun penabrak itu tidak diketahui. Dampak pagar rumah ditabrak menjadi rusak dan harus diperbaiki,” kata Zuraida dalam wawancara dengan sejumlah wartawan di kediamannya di rumah duka di Nagan Raya, Aceh, setelah prosesi pemakaman suaminya pada Sabtu (30/11/2019) petang.
Kejadian pagar rumah ditabrak itu terjadi sekira pukul 07.00 WIB. Saat itu suami serta dirinya dan anak-anak masih di rumah karena belum ke tempat kerja dan sekolah.
Bahkan peristiwa itu juga membuat tetangga terkejut karena suara cukup keras terdengar. “Meski itu tidak ada kaitan dengan peristiwa ini, tapi kami melihat itu tidak wajar,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/zuraida-hanum-saat-mendampingi-suaminya-hakim-jamaluddin-saat-masih-hidup.jpg)