Istri Hakim Jamaluddin, Zuraida Hanum Diam Usai Diperiksa Polisi, Keluarga Korban Akui Mulai Curiga

Zuraida Hanum diperiksa di rumah orang tuanya di Desa Suak Bilie, Kecamatan Suka Makmue, Nagan Raya, selama tiga hari yang berakhir pada Kamis (5/11/2

Editor: Juang Naibaho
SERAMBINEWS/RIZWAN
Zuraida Hanum (42) istri almahum Jamaluddin SH MH (55), hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Sumatera Utara memberikan keterangan pada wartawan seusai pemakaman suaminya Sabtu (30/11/2019) petang. (SERAMBINEWS/RIZWAN) 

TRIBUN-MEDAN.com - Aparat kepolisian terus mendalami kasus pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin. Tim Polda Sumatera Utara (Sumut) dan Polrestabes Medan, bahkan bertolak ke Aceh untuk melakukan pemeriksaan intensif terhadap Zuraida Hanum (42), istri Jamaluddin.

Zuraida Hanum diperiksa di rumah orang tuanya di Desa Suak Bilie, Kecamatan Suka Makmue, Nagan Raya, selama tiga hari yang berakhir pada Kamis (5/11/2019).

Selain Zuraida Hanum, polisi juga memeriksa tiga anak Jamaluddin dan adik perempuan Zuraida Hanum.

Dikutip dari Serambinews.com, Tim Polda Sumut dan Poltabes Medan turun ke Aceh karena sudah hampir sepekan terakhir istri dan anak Jamaluddin berada di kampungnya. Pasalnya, jenazah Jamaluddin dikebumikan di tanah kelahirannya Desa Nigan, Kecamatan Seunagan, Nagan Raya.

"Pemeriksaan berlangsung selama tiga hari. Ada lima orang yang diperiksa," ungkap sumber Serambi, Jumat (6/12/2019).

Namun, Zuraida Hanum atau pihak keluarganya enggan berkomentar terkait pemeriksaan tersebut. Saat ditemui di acara kenduri tujuh hari meninggalnya hakim Jamaluddin, Zuraida Hanum memilih diam dan terus menghindar dari wartawan. Sementara adik dan ayahnya juga belum bersedia memberi penjelasan.

Selain itu, Zuraida Hanum terlihat sibuk menerima pelayat yang datang ke rumahnya.

HEBOH Curhat Mellya Juniarti Usai Diceraikan Ustaz Abdul Somad, Sebut Giring Opini dan Arang Hitam

Sebelum Gantung Diri di Pintu Rumah, Ibu Muda Posting Tentang Pelakor di Facebook

Terpisah, pihak keluarga hakim Jamaluddin mengaku terkejut dengan pemberitaan yang menyebutkan bahwa pelaku pembunuhan diduga merupakan orang dekatnya. 

"Karena itu, kami meminta polisi mengusut tuntas kasus ini," pinta Mukharuddin, adik sepupu Jamaluddin kepada wartawan, Jumat (6/12/2019) sore.

Mukharuddin dan Fajri yang juga sepupu Jamaluddin, meminta polisi segera mengungkap kasus tersebut secara terang benderang.

"Siapapun yang terlibat harus diproses sesuai hukum. Hukum mati pelakunya," tegas Mukhtaruddin.

Ia menuturkan, sejak ada pemberitaan bahwa kematian hakim Jamaluddin diduga melibatkan orang dekatnya, pihak anggota keluarga Jamaluddin dan keluarga Zuraida Hanum menjadi kurang harmonis karena mulai saling curiga.

Karena itu, tambah Mukhtaruddin, polisi harus segera memastikan penyebab hakim Jamaluddin meninggal dunia. Sehingga, kasus itu menjadi jelas dan tidak sampai terjadi perselisihan antar kedua keluarga tersebut.

"Seperti hari ini (Jumat), ada kenduri seunudjoh, kami keluarga di Nigan memilih tidak pergi ke rumah (ortu Zuraida Hanum) di Suak Bilie. Kami khawatir nanti suasananya akan panas. Sebab, Jamaluddin itu sepupu kami," kata Mukharuddin.

Fajri menambahkan, Jamaluddin sangat baik di desanya. "Kami minta polisi segera mengungkap kasus ini," pinta Fajri.

Demi Selamatkan Nyawa Lawan, Peselancar Filipina Berbalik Tolong Atlet Indonesia

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved