TERKUAK Cara Bea Cukai Membongkar Upaya Penyelundupan Harley Davidson di Pesawat Baru Garuda

Menkeu Sri Mulyani memaparkan soal kerugian yang dialami negara dalam kasus penyelundupan Harley Davidson di pesawat baru Garuda ini.

YouTube KOMPASTV
Deni Surjantoro ungkap hal yang membuat Bea dan Cukai dapat menemukan barang selundupan di pesawat baru yang dimiliki oleh Garuda Indonesia. (YouTube KOMPASTV) 

TERKUAK Cara Bea Cukai Membongkar Upaya Penyelundupan Harley Davidson di Pesawat Baru Garuda

Kunci dari pengungkapan penyelundupan pada pesawat baru Garuda tersebut ada pada pengecekan rutin yang dilakukan oleh pihak Bea dan Cukai.

TRIBUN-MEDAN.com - Kasub Dit Komunikasi Bea dan Cukai, Deni Surjantoro membuka kunci keberhasilan dari pengungkapan upaya penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton.

Deni Surjantoro mengatakan kunci dari pengungkapan penyelundupan pada pesawat baru Garuda tersebut ada pada pengecekan rutin yang dilakukan oleh pihak Bea dan Cukai.

Dikutip TribunWow.com dari video unggahan kanal Youtube Kompastv, Kamis (5/12/2019), ia mengatakan pihak Bea dan Cukai memang selalu melakukan pengecekan, terlebih pada pesawat dengan tipe baru.

 

Deni Surjantoro kemudian mengungkapkan bahwa pesawat baru yang dimiliki oleh Garuda itu tidak mendarat di terminal kedatangan.

Pesawat buatan Airbus tersebut justru mendarat di Garuda Maintenance Facility (GMF) untuk keperluan seremonial pesawat baru.

"Setiap pesawat baru apalagi tipe baru, dan memang landing-nya (mendarat) tidak di terminal kedatangan, karena dari pihak Garuda Indonesia ini mengajukan izin untuk landing di GMF, Garuda Maintenance Facility," papar Deni Surjantoro.

"Karena memang ada keperluan untuk seremonial dan sebagainya," imbuhnya.

Deni Surjantoro menceritakan setelah pesawat tersebut mendarat, petugas lapangan Bea dan Cukai segera melakukan prosedur Plane Zoekin.

Plane Zoekin adalah prosedur pemeriksaan sarana pengangkut secara menyeluruh yang biasa dilakukan oleh Bea dan Cukai.

Setelah Plane Zoekin dilakukan, barang selundupan tersebut berhasil ditemukan dalam beberapa koper di bagasi penumpang.

"Teman-teman melakukan pemeriksaan sarana pengangkut, yang lazim kita sebut sebagai Plane Zoekin," kata Deni Surjantoro.

"Jadi pemeriksaan sarana angkut ini kita lakukan secara menyeluruh, termasuk di dalam kabin, kokpit, juga di area penumpang, termasuk di antaranya di kargo dan lambung pesawat."

"Dari pemeriksaan yang menyeluruh ini teman-teman menemukan ada beberapa koper bagasi penumpang," tambahnya.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved