UPDATE Hakim Jamaludin Terima Telepon Misterius Sebelum Ditemukan Tewas

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (PP IKAHI), Suhadi, mengungkap hal baru tentang meninggalnya Hakim PN Medan, Jamaludin

Editor: Juang Naibaho
kolase/tribunnews
Hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin Diduga Korban Pembunuhan 

Asisten Jamaludin Diperiksa Polisi

Sementara itu, kasus meninggalnya hakim merangkap Humas PN Medan, Jamaluddin, terus diselidiki pihak kepolisian.

Humas PN Medan Erintuah Damanik mengatakan bahwa tadi malam salah satu asisten dari Jamaluddin menghubungi dirinya, memberitahukan dia dipanggil polisi.

Namun, Erintuah tidak menjelaskan secara gamblang siapa nama asisten yang dipanggil oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan tersebut.

"Katanya dia dipanggil oleh pihak kepolisian untuk diinterogasi seputar keseharian Jamaluddin semasa hidup," kata Erintuah di PN Medan, Senin (2/12/2019) siang.

"Tadi pagi saya bertemu dengan yang bersangkutan katanya dia sudah dipanggil secara resmi oleh pihak kepolisian," sambungnya.

Menunggak Pembayaran hingga Rp 1 Miliar, Listrik PDAM Tirta Malem Diputus PLN

Dosen Ini Ditolak Mahasiswanya Karena Berbeda Agama, Kegiatan Belajar Mengajar Diboikot

Dijelaskan Erintuah, dirinya kebetulan pagi tadi bertemu dengan Kasubdit Reskrim menyatakan bahwa yang bersangkutan sudah dipanggil oleh pihak kepolisian.

"Secara informal kita tadi di belakang ada bicara-bicara dengan Kasubdit untuk mendapatkan informasi, seputar kehidupan Jamaluddin di PN Medan," jelas Erintuah.

Sebelumnya, polisi menduga kuat jika Hakim pengadilan Negeri Medan Jamaluddin tewas karena dibunuh.

Hal itu dikuatkan dari hasil penyelidikan dan penyidikan dari tim gabungan Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan.

Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto juga membenarkan dugaan pembunuhan itu.

Pihaknya sudah melakukan autopsi terhadap jenazah Jamaluddin yang ditemukan di dalam mobil Toyota Prado BK 77 HD miliknya yang terperosok di perkebunan sawit kawasan Desa Sukadame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (2/12/2019).

“Sudah dilakukan pemeriksaan laboratorium, dugaan sementara yang bersangkutan adalah dibunuh," kata Agus, Minggu (1/12/2019) kemarin.

"Kemudian masih kita uji cairan lambungnya, apakah dia meninggal dalam keadaan berdaya atau tidak,” sambungnya.

Lewat Pintu Belakang KPK, Menko Polhukam Mahfud MD Laporkan LHKPN ternyata Hartanya Bertambah

Resmi All New NMAX (Yamaha NMAX Terbaru) Deretan Fitur Terbarunya, tapi Harga Belum Diputuskan

Posisi jenazah Jamaluddin ditemukan di kursi barisan kedua. Mengenakan pakaian olahraga hijau bertulis Pengadilan Negeri Medan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved