Viral Medsos
Inilah Isi Percakapan Chat WhatsApp Terakhir Hadi (37) dengan Sang Istri sebelum Tewas Dibegal
Hadi Edward (37) tewas di rumah sakit setelah dibegal di Medan. Berikut ini percakapan/chat WhatsApp terakhir korban dengan sang istri
Sedangkan para pelaku sebelumnya telah melarikan diri usai melakukan penganiayan terhadap korban.
Sebelumnya pada Selasa (19/11/2019) lalu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto menegaskan, pihaknya telah membentuk tim khusus bersama dengan Polsek Medan Timur untuk mengungkap kasus ini.
"Kita bentuk tim khusus," ucapnya singkat.
Mahasiswi Maharani Batubara (22) Terkapar saat dijambret di jalan
Sebelum kasus begal yang menewaskan Hadi, publik di Kota Medan juga dihebohkan dengan jambret yang dengan sadis menarik tas hingga korbannya jatuh terpelanting terjadi di Jalan Pimpinan Gg Juremi Kecamatan Medan Perjuangan, Minggu (24/11/2019).
Akibat penjambretan ini korban bernama Maharani Batubara (22) mahasiswi fakultas bahasa dan seni pada satu perguruan tinggi di Medan ini mengalami luka dan sempat tidak sadarkan diri sejenak karena tubuhnya terhempas ke jalanan.
Sahabat korban, Zakia Rahman (22) mengatakan bahwa sebelum kejadian dia dan korban yang akrab disapa Mahar yang kos di Jalan Durung, sudah ada janjian mau pergi bareng untuk mencari buket bunga yang akan diberikan kepada kakak kelas yang akan Wisuda.
Sebelum kejadian korban yang berasal dari Padang Sidimpuan ini jalan kaki masuk kedalam Gang Juremi.
Pada saat berjalan kaki tiba-tiba dua orang dengan mengendarai 1 unit sepeda motor Satria FU memepet korban.
Pelaku yang berboncengan lalu menarik tas korban yang sedang dipegang. Sehingga korban terjatuh. Kemudian kedua pelaku melarikan diri.
INI VIDEONYA:
Pelaku berhasil membawa tas milik korban yang berisi 1 unit telepon seluler merk Samsung M50 dan sejumlah uang tunai.
"Kejadian sekitar pukul 13.36 WIB. Mahar dengan tertatih masuk ke dalam kamar kos saya dan setelah masuk di kembali terjatuh," kata Zakia, Rabu (27/11/2019) malam.
"Saya panik langsung telepon teman-teman dan kami bawa naik taksi online ke klinik terdekat di Jalan Pimpinan, tapi ditolak karena ada retak di tempurung kepala," sambungnya.
Dijelaskan Zakia, setelah itu dia dan teman-temannya melarikan Mahar ke RS Haji Medan dan masuk ruang IGD, untuk mendapatkan pertolongan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/chat-terakhir-korban-begal.jpg)