Viral Medsos
TikTok Minta Maaf pada Gadis AS karena Hapus Videonya yang Mengkritik Cina soal Muslim Uighur
Di TikTok, Feroza menuduh Beijing sudah melemparkan etnis minoritas lainnya di kamp konsentrasi, dan menjabarkannya sebagai "Holocaust".
China yang awalnya membantah adanya kamp itu kemudian berdalih, fasilitas itu adalah sekolah vokasi untuk menekan ekstremisme.
Namun, sebuah dokumen yang bocor pada pekan ini mengungkapkan otoritas di sana sempat menerbitkan panduan bagaimana menangani para penghuni.
"Apakah saya percaya mereka menghapus video saya bukan karena video satir? Tepat setelah mengunggah tiga bagian video itu di Twitter? Tidak," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang gadis menjadi perbincangan setelah mengkritik penanganan China akan Muslim Uighur melalui tutorial TikTok.
Akun dengan nama Feroza Aziz itu awalnya membahas bagaimana cara membuat bulu mata lentik, sebelum dia mengomentari soal Uighur.
Di TikTok, Feroza menuduh China sudah "melemparkan Muslim di kamp konsentrasi", seperti diberitakan Sky News Selasa (26/11/2019).
Dia menyebut Beijing sudah memaksa mereka untuk menculik, memperkosa, membunuh, dan memaksa merek makan babi dan minum alkohol.
Gadis itu menjabarkan situasi yang menimpa Muslim Uighur sebagai "Holocaust lain", mengklaim mereka yang masuk tak akan kembali.
Dia memulai video 40 detik itu dengan mengatakan, dia akan mengajari mereka dengan mengambil penjepit, dan mulai menjepit bulu mata.
Setelah itu, dia meminta setiap pengikutnya untuk meletakkan penjepit, mengambil ponsel, dan mulai mencari tahu soal apa yang terjadi China.
"Mereka melemparkan Muslim yang tak bersalah ke sana, memisahkan keluarganya, menculik, membunuh, memperkosa mereka," ujarnya.
Dia juga mengklaim Muslim di sana dipaksa untuk berpindah keyakinan. Jika tak bersedia melakukannya, mereka akan dibunuh.
"Mereka yang masuk ke sana tidak akan kembali. Ini adalah Holocaust lain, namun belum ada yang membicarakannya. Mari waspada dan sebarkan ini," tegasnya.
Dalam kicauannya di Twitter Senin (25/11/2019), gadis itu diblokir dari TikTok selama sebulan.
"Mereka tak bisa membungkam saya," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/feroza-aziz-kritik-cina.jpg)