Viral Medsos

Viral Bule Cantik Nikahi Pria Asal NTT di Batam, Pernikahan Dipimpin Langsung Uskup Pangkal Pinang

Viral Bule Cantik asal Perancis Menikah dengan Pria Asal NTT di Batam Kepulauan Riau

Editor: AbdiTumanggor
Facebook.com
Pernikahan Bule Cantik asal Prancis dengan pria NTT di Batam, Kepulauan Riau 

Momen Bule Cantik asal Perancis Menikah dengan Pria Asal NTT di Batam Kepulauan Riau. Foto-foto Pernikahannya Pun Dibagikan ke Media Sosial Facebook. 

Berikut sejumlah fakta-fakta lainnya terkait  pernikahan pria Indonesia dengan bule hingga viral di media sosial.

///

TRIBUN-MEDAN.COM - Seorang pria asal Adonara, Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, Provinsi NTT menikahi seorang wanita bule cantik asal Perancis.

Pernikahan pria asal Adonara dengan Bule Cantik asal Perancis ini dibagikan di sejumlah laman grup Facebook.

Disebutkan pria asal Adonara, Flores, NTT ini bernama Lamahelan Chrster.

Sedang Bule Cantik asal Perancis tersebut bernama Marie De la Rousseliere.

Pernikahan pria asal Adonara dengan Bule Cantik asal Perancis ini digelar di Gereja Katedral ST Petrus Batam, Senin 25 November 2019.

Marselinus Menasa Biro (28) alias Chrster dengan Bule Cantik asal Perancis Marie De la Riusseliere alias Marie Lecornu (22) dipimpin Prof Dr Mgr Adrianus Sunarko OFM, Uskup Keuskupan Pangkalpinang.
Marselinus Menasa Biro (28) alias Chrster dengan Bule Cantik asal Perancis Marie De la Riusseliere alias Marie Lecornu (22) dipimpin Prof Dr Mgr Adrianus Sunarko OFM, Uskup Keuskupan Pangkalpinang. (ISTIMEWA)

Sekramen pernikahan pria asal Anonara, Marselinus Menasa Biro (28) alias Chrster dengan Bule Cantik asal Perancis Marie De la Riusseliere alias Marie Lecornu (22) dipimpin Prof Dr Mgr Adrianus Sunarko OFM, Uskup Keuskupan Pangkalpinang.

Diketahui, pertama kali foto-foto pernikahan pria asal Adonara, Flores, NTT dengan Bule Cantik asal Perancis ini dibagikan oleh Fransisca Arnold.

Kemudian dibagikan lagi oleh Delta Noveria Risesti, hingga muncul di grup Facebook Rakyat Flotim.

Berikut foto-foto pernikahan pria asal Adonara, Flores, NTT, Lamahelan Chrster dengan Bule Cantik asal Perancis Marie De la Rousseliere yang banyak diperbincangkan di grup Facebook ini.

Akun Flobamora turut membagikan kisah pertemuan keduanya.

"Kisah seorang pemuda asal Adonara Flores menikahi bule cantik dari Prancis membuat viral dunia maya di Batam.

Pria asal NTT menikah dengan bule asal Prancis di Indonesia, dia adalah Marie Lecornu (22) Gadis Prancis dan Marselinus Menasa Biro (28) asal NTT Indonesia.

Pertemuan kedua orang ini juga unik, mereka bertemu di sebuah pemakaman.

Siapa yang menyangka, dari pertemuan itu saat ini sepasang kekasih menjadi pasangan suami istri," tulisnya.

Pria Indonesia nikahi Bule Cantik Australia

Baru-baru ini juga, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Jakarta Bambang Irawan (28) tengah disorot media.

Seorang Bule Cantik asal Austria, Arzum Balli (26)  menikahi seorang Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Jakarta Bambang Irawan (28).

Pernikahan keduanya berlangsung 18 Agustus 2019 lalu di Jakarta.  

Pernikahan tersebut disorot karena pria yang akrab disapa Awan itu merupakan pria sederhana.

Dikutip dari Wartakotalive.com, petugas PPSU Jakbar Bambang Irawanmenunjukkan buku nikah setelah resmi menjadi suami bule asal Austria, Arzum Balli.

Bambang Irawan memegang pinggang dan mencium kening Bule Cantik Austria, Arzum Balli, setelah syah menjadi istrinya.

Pernikahan Bambang Irawan-Arzum Balli menjadi viral dan bikin iri cowok-cowok Indonesia. 

Ada juga yang terharu menyaksikan foto-foto mereka di media sosial.

Berikut fakta-faktanya.

1. Kenal Lewat Smule

Keduanya ternyata sudah saling mengenal sejak tahun 2016 lewat aplikasi karaoke Smule. Dikutip TribunJakarta justru Arzumlah yang pertama kali menyatakan cinta pada Awan.

Bahkan di tahun 2017, Arzum hingga rela ke Jakarta demi bisa bertemu dengan kekasihnya itu.

2. Bule Pintar Bahasa Indonesia

Sepertinya Awan tidak kesulitan soal bahasa ketika menjalin cinta dengan Arzum. Sebab di media sosialnya Arzum tampak lancar berbicara bahkan menulis bahasa Indonesia.

Di Facebooknya Arzum juga kerap membagikan kisah cintanya dengan Awan. Ia terlihat sangat bersyukur memiliki pria sederhana asal Indonesia itu.

3. Arzum Cinta Indonesia

Meski lahir dan berasal dari Austria, Arzum sepertinya sangat mencintai Indonesia.

Saat hari Kemerdekaan 17 Agustus 2019 lalu, Arzum bahkan merayakannya dengan Awan dengan membawa bendera merah putih berkeliling Jakarta.

Sejak tahun 2018 Arzum malah berfoto dengan bendera merah putih.

Arzum menyebut jika Indonesia adalah negara kesayangannya.

“Selamat hari Merdeka Indonesia negara kesayanganku. I LOVE INDONESIA!!!17AUGUSTUS MERDEKALAH INDONESIA NEGARA KESAYANGANKU,” tulis Arzum.

Arzum ternyata sudah memiliki satu putri yang juga cantik di Austria. Putrinya itu bahkan dibawa serta ke Indonesia untuk diperkenalkan dengan Awan.

Putri Arzum juga terlihat dekat dan akrab dengan Awan. Awan juga sepertinya menyayangi putri Arzum seperti putri kandungnya sendiri.

Bahkan dalam salah satu video, Awan mengeloni putri Arzum seperti putrinya sendiri di sebuah kamar sederhana milik Awan.

Sepertinya wajah dan harta tidak menjadi segalanya bagi Arzum dalam memilih pria yang akan dinikahinya.

Dalam sebuah unggahan Arzum menjelaskan alasannya sangat mencintai Awan.

Menurutnya Awan ialah pria yang tulus, setia dan romantis.

Kisah Cintanya

Bambang menceritakan kisah cinta yang tidak pernah diduganya itu.

Dikutip dari TribunJakarta keduanya mengaku berkenalan lewat media sosial.

Bambang Irawan dan Arzum bertemu di sebuah aplikasi karaoke pada tahun 2016. Keduanya kerap berduet di aplikasi yang sempat viral tersebut.

"Awalnya dari Media Sosial Smule, kemudian dari situ sering nyanyi bareng. Dari situ pertemanan kita berlanjut," ungkap petugas PPSU asal Pondok Labu yang akrab disapa Awan itu pada Selasa (27/8/2019.

Kerap melakukan duet di Smule, benih-benih cinta mulai tumbuh di hati Arzum tumbuh.

Tanpa diduga-duga, Arzum menyatakan perasaannya kepada Awan. Bukan hanya itu, Arzum hingga nekat datang ke Jakarta pada tahun 2017 hanya untuk menemui Awan.

Selama dua minggu, Arzum tinggal di Jakarta untuk bertatap muka dan menghabiskan waktu dengan Awan.

"Saya kira bercanda, masa bule nembak saya saat datang menemui saya, saya kaget. Dari pertemuan pertama kalinya itu, dia ngajak saya nikah," terangnya.

Hingga akhirnya di tahun 2018 kata Awan keduanya memutuskan menikah.

Awan menceritakan betapa sulitnya menikah dengan wanita asing di Indonesia. Ia mengaku harus bolak-balik ke instansi pemerintahan untuk mengurus berkas menikah.

Dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia hingga Kedutaan Austria.

Ia harus mengurus akte lahir, surat domisili hingga surat keterangan belum pernah menikah.

Sebab, pernikahannya lintas negara. "Memang pas pengurusan, harus jauh-jauh hari karena lama. Saya pun sempat bikin akte baru karena yang lama enggak boleh dilaminating. Ada kali lima kali bolak-balik," ceritanya.

Berkas yang sudah dilegalisir oleh Kementerian itu pun ia serahkan ke Kedutaan Austria.

Usai dilegalisir, berkas kemudian dikirimkan ke Austria.

Sebab, pengiriman berkas itu agar Austria memberikan izin nikah untuk warganya, Arzum.

"Berkas semua harus dilegalisir baru diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman oleh penerjemah tersumpah. Kemudian saya kirim," sambungnya.

Namun, Arzum yang sudah terlanjur balik lagi ke Jakarta membuat Awan harus menarik kembali berkas yang telah dikirimkan ke Austria itu.

"Saya udah ngirim buat dia terima. Tapi mendadak dia datang ke Jakarta jadi berkas ditarik kembali," bebernya.

Jalani Hubungan LDR

Mereka pun akhirnya daftar menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cilandak pada tanggal 18 Agustus 2019 silam.

Seperti layaknya pernikahan di permukiman, Awan pun menggelar resepsi nikahan di rumah.

Namun kini kata Awan ia harus rela melakukan hubungan jarak jauh dulu dengan istri cantiknya itu.

Sebab usai menikah, Arzum harus kembali ke kampung halamannya di Wels Austria.

Awan mengaku sedari sekarang sudah mempersiapkan untuk belajar bahasa Jerman. Sebab ia akan menyusul perempuan berdarah Turki itu ke kampung halamannya.

"Harus belajar bahasa Jerman dulu. Harus punya sertifikat A1. Saya akan ikut les di Goethe-Institut Jakarta," bebernya.

Bukan kali ini saja pria sederhana dari Indonesia bisa mendapatkan Bule Cantik.

Beberapa waktu lalu misalnya yang viral seorang pria Muntilan melakukan ijab kabul dengan seorang wanita Bule Cantik.

Dikutip dari Tribunnews.com Video tersebut diungah oleh akun Facebook Andre pada Senin (17/12/2018).

Dalam video yang viral, tampak kedua mempelai duduk di hadapan penghulu untuk melaksanakan ijab kabul.

Belakangan diketahui identitas kedua mempelai beda asal negara tersebut.

Melansir Tribun Jateng, pengantin pria diketahui bernama Karna Radheya. Sementara sang mempelai wanita adalah Polly Alexandria Robinson.

Radheya adalah pemuda dari Magelang yang kini bekerja di Bali. Pria berkulit sawo matang tersebut ternyata memiliki sebuah restoran di Bali.

Ditelusuri dari Instagram miliknya, restoran Rahdheya bernama Luku Kitchen yang berlokasi di Seminyak, Bali.

Selain menjadi pemilik, Radheya terjun langsung sebagai koki di restoran tersebut.

Makanan yang dijual Radheya kebanyakan adalah makanan western yang memang diperuntukan untuk wisatawan asing.

Selain menjadi Koki, Radheya juga aktif bekerja sebagai pelatih selacar di Bali Green Surf School.

Sang istri, Polly juga tampak beberapa kali mengunggah fotonya saat berselancar di lautan Pulau Bali di akun Instagram-nya.

Polly dan Radheya disebutkan telah melangsungkan pernikahan pada minggu kedua bulan Desember 2018.

Pernikahan dilangsungkan di Muntilan, Magelang, kampung halaman mempelai pria.

Viral Bule Nyanyikan Lagu-lagu Batak

Bukan hanya viral soal pernikahan, bule ini juga jadi sorotan saat meteka mahir lagu-lagu Batak.

Ya, keindahan musik khas dari tanah Batak turut membuat seorang musisi asal Austria, Herman Delago jatuh cinta.

Herman Delago pun sudah beberapa kali menggelar konser musik di Samosir, Sumatera Utara. 

Konser pertamanya pada Agustus 2011 lalu, Delago mengadakan konser dalam Project TOBATAK, kolaborasi antara Delago dan Vicky serta didukung beberapa artis dan musisi lainnya seperti Manu Delago, Korem Sihombing, Dewi Marpaung, Dany K (Austria).

Videonya:

Lirik Lagu "Buni Di Ate-Ate":

Naeng do ho sai hupasiding
Alai maniak ate-ate
Nungnga tung balga jala tung bagas
Holong ni rohangku
Naeng di ho hu halupahon
Siholhi so boi hutaon
Lam dao au lau manadingkon ho
Lamganda si taonon

Bereng ma dison buni di ate-atekon
Simpan dope goarmu
Bereng ma dison dipusu-pusukon
Simpan dope gombarmu
Dang tarbahenan au dope manga lupahon ho
Dang tarbahen au dang tarbahen au
Lao pasidingkon ho

Naeng di ho hu halupahon
Siholhi so boi hutaon
Lam dao au lau manadingkon ho
Lamganda si taonon
Bereng ma dison buni di ate-atekon
Simpan dope goarmu
Bereng ma dison dipusu-pusukon
Simpan dope gombarmu

Dang tarbahenan au dope manga lupahon ho
Dang tarbahen au dang tarbahen au
Lao pasidingkon ho
Dang tarbahenan au dope manga lupahon ho
Dang tarbahen au dang tarbahen au
Lao pasidingkon ho

Kemudian pada Agustus tahun 2016, Herman Delago kembali tampil bersama Nadine Beiler -The JB's Band Dari Austria, Bernadeta Astari dari Belanda , Viky Sianipar dan Band , Tongam Sirait, Retta Sitorus, dan juga beberapa artis lokal.

Dalam konser ini mereka membawakan lagu-lagu Batak bergenre musik pop rock gaya khas dari Tasha Band.

Bahkan, Herman Delago pun telah fasih berbahasa Batak.

Di Sumatera Utara, khususnya di kawasan Tanah Toba nama Herman Delago sudah familiar.

Ia pun diberi marga Manik.

Hal itu setelah menikahi seorang perempuan Batak boru Sidabutar.

Herman Delago Manik juga dikenal sebagai pria sederhana.

Selain bahasa Batak, ia juga fasih berbahasa Indonesia.

Video selengkapnya:

Kecintaannya pada musik Batak

Kepada Tribun-medan.com, Herman Delago menceritakan awal kecintaannya terhadap musik Batak.

Hal itu ketika mendengar lagu Batak berjudul Butet saat melakukan wisata di Bali pada tahun 1995.

Dua tahun kemudian, tepatnya pada 1997, Herman Delago pun mengunjungi daerah Toba, Sumatera Utara,  untuk mempelajari musik dari daerah tersebut.

Dalam waktu yang relatif singkat, Herman pun mampu menguasai musik dan lagu-lagu Batak.

"Saya mengenal lagu batak ketika pergi ke Bali untuk liburan. Saya mendengar lagu Butet. Nada-nadanya sangat menarik bagi saya. Setelah itu saya pergi ke Samosir untuk lebih mengetahui musik Batak," ujar Herman Delago saat berada di Sapadia Hotel Siantar, pada Jumat (26/8/2016) lalu.

Setelah lebih mengenal lagu-lagu Batak dan budaya Batak, dirinya pun semakin tertarik dan cinta sama budaya Batak.

"Batak itu luar biasa. Saya sangat menyukainya. Saya sangat cinta sama budaya yang luar biasa ini. Acara-acara yang saya geluti selama ini adalah bukti kecintaan saya kepada negara dan budaya Batak," ujarnya.

Kemudian, ia pun bertemu dengan secara tak sengaja dengan musisi Batak, Viky Sianipar.

Lirik Lagu "Aut Boi Nian":

Aut boi nian tardungdung au
Si rumondang bulan tula i
Putikhononhu hasian
Jala bahenonhu ma
Di podomanmi asa sonang roham

Aut boi nian tarbahen au
Songon si doli tinodo mi
Satokkin on do au ro
Pasahatonhu ma holong na di rohakon
Tu hona uli na lagu

Hape ndang boi tarbahen au
Songon sidoli tinodo ni rohami
Hasian
Ditadinghon ho sasada au

Alani pogos ni damang dainang i
Mambahen ingkon marsirang au
Sian ho

Hansit nai
Dangol nai
Sitaononhon
Alani holonghi tu ho

////

Lirik Lagu "Boasama":

Boasama sai marsak ho
Boasama sai muruj ho
So huboto alani aha umabaen na gabe songoni

Molo gabe manolsol do ho
Di parbogasoni da ito
Boasama sosian na jolo
Dang dipaboa ho tu ahu
Naso holong ni roha mi

Unang gabe sisoada nian pargahulanta i ito
Boto ma holong ni rohakku holan tu ho do
Padan nahung pudun ito tung so jadi muba
Sotung gabe marsapata holongki tu ho
Hasian

Rap mahita nadua
Tudolok tutoruan
Rap ma hita nadua
Ale da hasian da na uli

Rap mahita nadua
Tu dolok tutoruan
Rap ma hita nadua
Ale da hasian da na uli

Dari perkenalan tersebut, mereka pun berhasil menciptakan album bertajuk Tobatak dibawah label BSC Music Jerman.

Herman Delago memperkenalkan lagu batak ke penjuru Eropa.

Ia menyampaikan bahwa setiap tampil di Austria maupun negara Eropa lainnya, dirinya tidak pernah lupa membawakan lagu-lagu Batak.

"Setiap melakukan penampilan saya bawa lagu Batak," ujarnya.

Menurut Herman Delago, lagu Batak sangat disukai oleh masyarakat Eropa dikala dia membawakan lagu Batak di Eropa.

"Orang Eropa itu sangat suka lagu Batak. Orang-orang di sana suka menyanyikan lagu Batak," jelasnya.

Video Lagu Holong Naso Tarputik:

Lirik Lagu "Holong Naso Tarputik":

Tu ise ma ito aluhononhu
Arsak ni rohakhon
Tu ise hasian hatahonhu
Mabiar au marsirang sian ho
Hape hita nadua hasian
Dang mungkin hita gabe sada
Au do na salah makkaholongi ho di rohakki

Boasa dang tibu hian hutanda ho
Boasa hasian
Boasa ma dukkon marhasohotan ho
Jatuh cinta au tu ho
Takkas doi ito haduan
Na haccit hutaon da ito
Au do manjalo . . au mangoloi ho di rohakki

Reff

Hape ro ma siboru naso dirohakki
Mandok hata nakka holongi au
Dang hu oloi. .
dang hu oloi . . hasian . .
Boha nama au ito . . boha do hasian
Tumagon ma dao au sian ho
Marningot holonghi, marningot holonghi
Holong na so boi Putihophi

Boasa dang tibu hian hutanda ho
Boasa hasian
Boasa ma dukkon marhasohotan ho
Jatuh cinta au tu ho
Takkas doi ito haduan
Na haccit hutaon da ito
Au do manjalo . . au mangoloi ho di rohakki

Reff

Hape ro ma siboru naso dirohakki
Mandok hata nakka holongi au
Dang hu oloi . .
dang hu oloi . . hasian . .
Boha nama au ito . . boha do hasian
Tumagon ma dao au sian ho
Marningot holonghi, marningot holonghi
Holong na so boi Putihophi

Seorang Instrumentalis dan Kompesor

Herman Delago ternyata seorang Insrtumentalis dan kompesor di Universitas Innsbruck.

Universitas Innsbruck adalah universitas di Austria yang telah berdiri sejak tahun 1669.

Sebagai Instrumentalis dan Kompesor dia kemudian membuat album Digerido.

Ia juga membentuk Austria Trio dan Viller Spatzen dari beberapa kelompok Jazz.

(Tribun-medan.com/Berbagai Sumber)

Sebagian Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Pria Adonara Flores NTT Nikahi Bule Cantik Asal Perancis Jadi Perbincangan di Facebook, 

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved