KKB Papua Pajaki Pejabat untuk Biayai Pengacara ke Mahkamah Internasional dan Dewan HAM PBB
KKB Papua Pajaki Pejabat untuk Biayai Pengacara ke Mahkamah Internasional dan Dewan HAM PBB
KKB Papua Pajaki Pejabat untuk Biayai Pengacara ke Mahkamah Internasional dan Dewan HAM PBB
Sedikit demi sedikit sosok donatur Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua mulai terungkap ke publik.
Akun facebook Surga Kecil yang Jatuh ke Bumi mengunggah surat permintaan dana dari Dewan Adat Papua pada semua warga Papua, termasuk para pejabat Papua untuk mendukung aktivitas separatis Papua.
Salah satu admin akun halaman Surga Kecil Yang Jatuh ke Bumi adalah Kolonel Inf Muhammad Aidi, mantan Kapendam Cenderawasih dan kini menjabat Asintel Danjen Kopassus.
''INI ADALAH BUKTI DANA OTSUS DIPAKAI UNTUK KEGIATAN MENDUKUNG SEPARATIS PAPUA
Apakah ini akan terus dibiarkan??
Uang Rakyat dibuang ke perut para pengkhianat bangsa!'' tulis admin Surga Kecil yang Jatuh ke Bumi, Selasa (26/11/2019).
Dalam surat yang bertanggal 20 Januari 2017, disebutkan dana itu dibutuhkan untuk para diplomat dan pengacara hukum internasional yang mendorong gugatan ke Mahkamah Internasional dan Dewan HAM PBB.
Disebutkan besaran donasi dipatok Rp 1.000.000 setiap amplop dan dikembalikan paling lambat 7 Februari 2017.
Belum diketahui siapa yang menerima aliran dana yang dikucurkan KKB ke pengacara yang dimaksud.
Namun Veronica Koman sebelumnya beberapa kali mendampingi pergerakan OPM di Dewan HAM PBB.
Saat ini Veronica Koman sudah berstatus DPO dan tinggal di Australia.
Sebelumnya, akun Surga Kecil Yang Jatuh ke Bumi juga mengunggah postingan dugaan keterlibat elite Papua sebagai donatur KKB Papua.
KELOMPOK KRIMINAL SEPARATIS BERSENJATA ( KKSB )
( Siapa penyandang dananya?)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kkb-papua-kumpul-dana-pakai-surat-dewan-adat.jpg)