Breaking News

Viral Medsos

Akhirnya Rocky Gerung Menjawab Kenapa Sudah Jarang Muncul di Acara Indonesia Lawyers Club (ILC)

Rocky Gerung akhirnya mengurai jawaban soal kenapa dirinya jarang muncul di acara Indonesia Lawyers Club (ILC).

Editor: AbdiTumanggor
Twitter/YoyTube TV One
Rocky Gerung dan Karni Ilyas 

Kemudian pada pertanyaan ketiga, ada netizen yang menunggu Rocky Gerung terjun ke dunia politik.

"Ini ada pertanyaan menarik, nunggu Rocky turun langsung ke dunia politik, dari Zulian Wahyudi," katanya membacakan pertanyaan.

Kemudian Rocky Gerung memberikan jawaban di mana dirinya belum tertarik untuk itu.

"Dunia politik itu ada yang di darat, ada yang di angkasa, saya memilih di angkasa untuk menilai politik, jadi tidak perlu turun langsung, karena menilai dari angkasa semacam helikopter view, juga bisa menemukan di mana sebetulnya kekacauan politik terjadi," jelas Rocky Gerung.

Ia pun mengatakan kalau dirinya lebih memilih melihat politik dari mata elang.

"Nah orang yang ada di atas itu semacam elang, elang itu karena dia di atas dia bisa melihat membedakan mana gerak ular mana gerak kodok di semak-semak, jadi dengan mata elang saya memilih untuk menilai politik dari angkasa, Satu waktu kita ketemu di darat ya, terimakasih," tuturnya.

Sebut Prabowo Tetap Pembantu Jokowi

Pengamat politik Rocky Gerung menanggapi masuknya Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto ke Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sedangkan sebagaimana diketahui Prabowo Subianto merupakan rival Jokowi sejak 2014.

Hal itu diketahui melalui video channel YouTube Rocky Gerung Official pada Jumat (1/11/2019).

Awalnya, Rocky Gerung menilai Prabowo memiliki kualifikasi teknis yang pas sebagai Menteri Pertahanan.

Namun, lanjutnya, hal ini menimbulkan spekulasi politik di masyarakat yang menyebutkan Prabowo akan mengambil alih kekuasaan.

Dijelaskan Rocky, hal ini tidak mungkin karena jika benar terjadi maka orang pertama yang akan di-reshuffle adalah Prabowo.

"Apapun yang dilakukan Prabowo di dalam, tetap dia adalah pembantu presiden. Hanya itu," jelas Rocky Gerung.

Rocky menjelaskan, terlalu berlebihan jika Prabowo dianggap sebagai tokoh oposisi atau tokoh alternatif di dalam kabinet.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved