Peternak Babi Diperiksa Polisi

AKHIRNYA Polisi Tangkap Biang Kerok Pembuang Bangkai Babi ke Sungai, Ini Hasil Pemeriksaan

Dalam beberapa hari terakhir Polsek Sunggal sudah mengamankan dua orang masyarakat yang diduga akan membuang bangkai babi

Penulis: M.Andimaz Kahfi |
Tribun Medan/Riski Cahyadi
Bangkai babi terapung di Danau Siombak, Kecamatan Marelan, Medan, Sumatera Utara, Senin (11/11/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dalam beberapa hari terakhir Polsek Sunggal sudah mengamankan dua orang masyarakat yang diduga akan membuang bangkai babi terkena wabah hog cholera ke aliran sungai.

Sebelumnya, seorang pria diamankan polisi saat akan membuang bangkai babi di Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang.

Polisi juga mengamankan dua bangkai babi dari tangan pria tersebut, Minggu (17/11/2019).

Pelaku yang diamankan adalah Sinar Hati Bulolo (59) warga Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan. Penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang menemukan dua bangkai babi di sebuah parit di Desa Helvetia.

Dari kesaksian masyarakat, babi dibuang dengan menggunakan becak motor.

Setelah itu polisi melakukan pengintaian.

Hingga akhirnya pada pukul 01.30 WIB dini hari, berhasil menangkap Sinar saat hendak membuang babi ke parit.

Saat dilakukan pemeriksaan, benar saja ditemukan 2 goni berisi bangkai babi di dalam becak.

Sehingga pelaku langsung diboyong ke Polsek Sunggal.

Dia mengaku mendapatkan upah Rp 500 ribu, disuruh seseorang dari Jalan Kapten Sumarsono Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal membuang babi, tapi tidak mengenal orang yang menyuruh.

Dua hari berselang, Hormat Sianturi (65) ditangkap Tim Pegasus Polsek Sunggal saat berencana menguburkan bangkai babi di belakang rumah karena lokasi penguburan penuh, pada Selasa (19/11/2019) malam.

Warga Jalan Mega, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan itu ditangkap sekitar pukul 22.30 WIB, saat Tim Pegasus Polsek Sunggal berpatroli dan memantau di seputaran Desa Helvetia untuk antisipasi pembuangan bangkai babi sembarangan.

Patroli dilaksanakan bersama para Kepala Dusun di Desa Helvetia dengan rute seputaran lingkungan yang ada ternak babi.

Saat itu ditemukan ada seorang laki-laki mengenderai becak motor barang sedang membawa seekor bangkai babi.

Dua membawa bangkai babi dari tanah garapan di Jalan Karya 7 Ujung Dusun 6 Desa Helvetia Kecamatan Sunggal.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved