Separatis Catalunya Disebut Rencanakan Sabotase Duel El Clasico, Joan Laporta Salahkan Barcelona

Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta, angkat bicara tentang penundaan duel klasik Barcelona vs Real Madrid. Ia menyalahkan Blaugrana

Editor: Juang Naibaho
Luis Suarez dan Sergio Ramos tampak tengah bertikai pada saat Barcelona menjamu Real Madrid dalam laga bertajuk El Clasico di Camp Nou, 6 Mei 2018.(AFP/PAU BARRENA) 

"Saya pikir pertandingan ini harus dimainkan (sesuai jadwal), mereka tidak memberikan keadaan luar biasa untuk mengubah tanggal," kata Laporta dikutip Marca.

"(Barcelona) salah karena mereka mengkriminalisasi gerakan dan mengedepankan politik daripada pertandingan sepak bola yang selalu memiliki konotasi politik. Selalu seperti ini," tambah dia.

Menurut Laporta, soal keamanan seharusnya menjadi hal yang tak perlu diragukan lagi karena laga El Clasico sudah sering terjadi.

CHILE MENCEKAM, Massa Jarah Gereja dan Bakar Universitas, 20 Demonstran Tewas dan 2.500 Terluka

Usai Kena Sindir Pelukan, Surya Paloh Sebut Nasdem Paling Setia Dampingi Jokowi

"Keselamatan selalu dijamin dalam pertandingan-pertandingan ini," ujar presiden Barcelona dari tahun 2003 hingga 2014 ini.

"Barcelona sudah merencanakan (keamanan) dan Real Madrid tidak keberatan dengan itu," kata dia lagi.

"La Liga memiliki kepentingan politik untuk memperbesar situasi tertentu dan membesar-besarkan apa yang terjadi. Ini adalah cara terburuk untuk melewatinya."

"Barcelona bersalah dalam situasi ini. Orang-orang dikriminalisasi dan ini adalah kesalahan," tutur dia menambahkan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kelompok Separatis Catalunya Ternyata Berniat Kacaukan El Clasico"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved