Separatis Catalunya Disebut Rencanakan Sabotase Duel El Clasico, Joan Laporta Salahkan Barcelona

Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta, angkat bicara tentang penundaan duel klasik Barcelona vs Real Madrid. Ia menyalahkan Blaugrana

Editor: Juang Naibaho
Luis Suarez dan Sergio Ramos tampak tengah bertikai pada saat Barcelona menjamu Real Madrid dalam laga bertajuk El Clasico di Camp Nou, 6 Mei 2018.(AFP/PAU BARRENA) 

Separatis Catalunya Disebut Rencanakan Sabotase Duel El Clasico, Joan Laporta Salahkan Barcelona

TRIBUN-MEDAN.com - Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta, angkat bicara tentang penundaan duel klasik Barcelona versus Real Madrid.

Meski pernah menjadi bos di Barcelona, Joan Laporta ternyata menyalahkan Blaugrana atas penundaan laga El Clasico itu.

Surat kabar El Mundo melaporkan bahwa jika tetap digelar, laga El Clasico ternyata bisa kacau.

Sebab, kelompok separatis Catalunya, Committee for the Defence of the Republic (CDR), sudah berencana akan melakukan sabotase.

Cara yang akan dilakukan adalah menutup semua akses jalan yang akan dilalui Real Madrid dari hotel menuju stadion, dan juga memutus sinyal televisi dari Camp Nou.

Vas Bunga yang Dibeli Rp 17 Ribu Berhasil Terjual Rp 8,6 Miliar, Ternyata Milik Kaisar Qianlong

Hotman Paris Pernah Singgung Soal Pensiun, Ini Alasannya Masih jadi Pengacara

Jadi Anggota TNI Gadungan, Kuli Bangunan Perdaya Tiga Janda, Ajak Intim dan Kuras Harta Korban

Sedianya laga Barcelona vs Real Madrid berlangsung di Stadion Camp Nou, 26 Oktober lalu.

Namun, laga akhirnya ditunda menyusul situasi politik di Catalan pascavonis Mahkamah Agung Spanyol terhadap para pemimpin gerakan separatis Catalunya.

Pada awalnya, lokasi El Clasico ingin ditukar dengan menjadikan Real Madrid tuan rumah lebih dulu.

Namun, Barcelona menolaknya.

Alhasil, laga akhirnya diputuskan digeser ke tanggal 18 Desember.

Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta, menuduh bahwa penundaan laga El Clasico disebabkan oleh klub yang pernah dia pimpin itu.

Pembunuh Wanita Driver Ojol Dibekuk, Warga Emosi dan Maki-maki Pelaku Saat Disuruh Cari Bukti Pisau

Bangkai Babi Jadi Momok di Sergai, Warga: Tiap Menit Ada Bangkai Lewat Sungai Bedagai

Dilansir dari Marca, Joan Laporta menuding kesalahan ada pada pihak Barcelona.

Pasalnya, pertandingan sengit antara kedua klub raksasa itu bisa saja berlangsung sesuai jadwal karena Real Madrid bersedia untuk tetap bermain.

Sayangnya, Barcelona tidak setuju dan memilih laga El Clasico itu dibatalkan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved