Saat Siswanya Dipukuli Teman di Kelas, Guru Santai Main Ponsel Jadi Sorotan, Dilapor Polisi

Viral Siswa SMP Dikeroyok Babak Belur di Kelas, Guru Santai Main Ponsel Jadi Sorotan, Dilapor Polisi

Editor: Salomo Tarigan
Tangkap layar Facebook/Rani Chambas
Saat Siswanya Dipukuli Teman di Kelas, Guru Santai Main Ponsel Jadi Sorotan, Dilapor Polisi 

Kondisi siswa SMP yang menjadi korban bully di sekolah, memprihatinkan. Dipukuli hingga alami patang tulang hidungnya.

Viral Siswa SMP Dikeroyok Babak Belur Pendarahan di Kelas, Guru Santai Main Ponsel,Ortu Lapor Polisi
Viral Siswa SMP Dikeroyok Babak Belur Pendarahan di Kelas, Guru Santai Main Ponsel,Ortu Lapor Polisi (Dok. Postingan FB Rani Chambas via kompas)

T R I B U N-MEDAN.com - Viral Siswa SMP Dikeroyok Babak Belur di Kelas, Guru Santai Main Ponsel Jadi Sorotan, Dilapor Polisi

//

Nasib malang dialami FA, siswa SMPN 38 Pekanbaru, Riau.

 CARA JITU Menurunkan Berat Badan, Manfaat 7 Sayur: Labu, Asparagus hingga Wortel

 LOWONGAN CPNS 2019 Terkini, Kejaksaan Buka 5.203 Lowongan untuk 2.000 Lulusan SMA, Nih Posisinya

 TAJIR MELINTIR, Nia Ramadhani Ternyata Pernah Makan Nasi dengan Garam, jika Kehabisan Shampoo . . .

Korban dibully dua orang teman sekelasnya.

Berdasarkan keterangan paman korban, Muchtar (43), korban selama sekolah ternyata sudah sering dibully dan diancam hingga diperas.

 LOWONGAN CPNS 2019 Terkini, Kejaksaan Buka 5.203 Lowongan untuk 2.000 Lulusan SMA, Nih Posisinya

"Dia (korban) sudah sekitar lima bulan sekolah disitu (SMPN 38).

Selama dia disitu, uang jajannya dirampas dan diancam supaya tidak ngadu ke orangtuanya," kata Muchtar kepada Kompas.com, Jumat (8/11/2019).

Bahkan, kata dia, setelah korban dibully hingga mengalami patah hidung, Selasa (5/11/2019) siang, pelaku juga mengancam korban supaya tidak mengadu kepada orangtuanya.

Kedua pelaku meminta korban agar mengaku terluka akibat terjatuh.

 LIGA ITALIA MALAM INI: Jadwal & Link Live Streaming Liga Italia: Inter Milan dan Napoli Bermain

 Terlibat Cekcok, Oknum Polisi Tembak Kepala Sendiri Setelah Tembak Polisi Rekannya, Kapolda Bilang

Diminta mengaku hingga terjatuh

"Awalnya dia emang ngaku hidungnya berdarah karena jatuh.

Tidak ngaku kalau dia habis dipukul. Mungkin dia takut, karena (pelaku) lebih besar badannya dan tua dari dia," ujar Muchtar.

Namun, sambung dia, setelah diajak cerita dan dibujuk oleh tantenya, barulah korban mengaku dipukul temannya dengan kayu.

Sejoli Ini Bertengkar hingga Bergulat Serius hanya karena Ingin Membuka Handphone dengan Face ID

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved