Sindiran Presiden Turki Erdogan pada Amerika, Turki Tangkap Istri Pemimpin ISIS & Kakak Baghdadi

Sindiran Presiden Turki Erdogan pada Amerika, Turki Tangkap Istri Pemimpin ISIS & Kakak Baghdadi

Editor: Salomo Tarigan
http://www.abc.net.au
Sindiran Presiden Turki Erdogan pada Amerika, Turki Tangkap Istri Pemimpin ISIS & Kakak Baghdadi 

Sindiran Presiden Turki Erdogan pada Amerika, Turki Tangkap Istri Pemimpin ISIS & Kakak Baghdadi

T R I B U N-MEDAN.com - Sindiran Presiden Turki Erdogan pada Amerika, Turki Tangkap Istri Pemimpin ISIS & Kakak Baghdadi.

/

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berkomentar, mereka tak berkoar-koar seperti AS ketika menangkap istri dan ipar Pemimpin ISIS Abu Bakar al- Baghdadi.

Bongkar Rahasia ISIS, Istri Abu Bakar al-Baghdadi dan Putrinya Ditangkap, Ini Bocoran Pejabat Turki

Baghdadi, yang tewas meledakkan diri ketika diserbu pasukan khusus AS di Idlib, Suriah, pada 27 Oktober lalu diketahui punya empat istri.

Bongkar Rahasia ISIS, Istri Abu Bakar al-Baghdadi dan Putrinya Ditangkap, Ini Bocoran Pejabat Turki

Nasib Imam Nahrawi Mantan Menpora Ditentukan Hakim Hari ini, Gugatan Praperadilan terhadap KPK

"Ketika dia (Abu Bakar al-Baghdadi) bunuh diri, mereka segera membuat pengumuman besar-besaran," terang Erdogan dikutip Al Jazeera Rabu (6/11/2019).

"Tapi saya mengumumkannya untuk pertama kalinya. Kami menangkap istri Pemimpin ISIS itu dan tidak berkoar-koar seperti AS," lanjutnya.

Erdogan melanjutkan dalam ceramahnya di Universitas Ankara, Turki juga menangkap ipar dan kakak Baghdadi meski tak memberikan detil.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo sempat mengutarakan bahwa dua istri Baghdadi juga tewas dalam penyerbuan di desa Barisha.

Pejabat senior Turki sebelumnya mengungkapkan, mereka menangkap kakak Baghdadi yang bernama Rasmiya Awad, suami, menantu perempuan beserta lima anak.

Dia ditangkap setelah ditemukan dalam kontainer, di mana Ankara tak menjelaskan spesifik informasi intelijen seperti apa yang ingin mereka gali.

Otoritas mengungkapkan dia diinterogasi dengan tuduhan keterlibatan di kelompok ekstremis, di mana pakar mengungkapkan lokasi Awad bersembunyi dikenal sebagai jalur penyelundupan keluarga ISIS.

Lahir di Irak, Baghdadi menuai perhatian dunia setelah mendeklarasikan berdirinya "kekhalifahan" di Mosul pada 2014 silam.

Kelompok ISIS kemudian berkembang dan menguasai sebagian besar wilayah Irak dan Suriah sepanjang 2014-2017 sebelum dihantam koalisi internasional pimpinan AS.

Para pemimpin dunia menyatakan, mereka menyambut kematian Pemimpin ISIS itu. Tapi menekankan kelompok tersebut masih menjadi ancaman.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved