Jelang Timnas U-19 Indonesia vs Timor Leste, Pelatih Fakhri Husain Siap Turunkan Mochammad Supriadi

Jelang Timnas U-19 Indonesia vs Timor Leste, Pelatih Fakhri Husain Siap Turunkan Mochammad Supriadi

Editor: Salomo Tarigan
Instagram @pssi_fai
Jelang Timnas U-19 Indonesia vs Timor Leste, Pelatih Fakhri Husain Siap Turunkan Mochammad Supriadi 

Jelang Timnas U-19 Indonesia vs Timor Leste, Pelatih Fakhri Husain Siap Turunkan Mochammad Supriadi

T R I B U N-MEDAN.com - Jelang Timnas U-19 Indonesia vs Timor Leste, Pelatih Fakhri Husain Siap Turunkan Mochammad Supriadi.

//

Jelang Timnas U-19 Indonesia vs Timor Leste, Pelatih Fakhri Husain Siap Turunkan Mochammad Supriadi
Jelang Timnas U-19 Indonesia vs Timor Leste, Pelatih Fakhri Husain Siap Turunkan Mochammad Supriadi (KOMPAS.com/SUCI RAHAYU)

Jelang babak Kualifikasi Piala Asia U-19, skuad timnas U-19 Indonesia mendapat angin segar soal kondisi pemain sayap Mochammad Supriadi.

Sikap Mahfud MD Dukung Terbitkan Perppu KPK, tapi Menteri gak Bisa Menentang Presiden Jokowi

Alasan Eggi Sudjana Dukung Prabowo Subianto Menteri Pertahanan di Kabinet Jokowi, Usulan Fadli Zon

5 HARI Lagi, Pendaftaran CPNS 2019 Online via sscasn.bkn.go.id, Jadwal Lengkap dan Rincian Formasi

Winger asal Surabaya itu sebelumnya sempat mengalami cedera akibat berbenturan dengan rekannya saat internal game pada pemusatan latihan pekan lalu.

Pelatih timnas U-19 Indonesia, Fakhri Husaini, menegaskan Supriadi siap tampil untuk berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-19 nanti.

"Iya, Supriadi ada benturan saat latihan, tempo hari. Namun, informasi yang saya terima dari tim medis tidak terlalu serius," kata Fakhri dikutip laman resmi PSSI.

Sikap Mahfud MD Dukung Terbitkan Perppu KPK, tapi Menteri gak Bisa Menentang Presiden Jokowi

"Artinya, dia siap untuk kualifikasi nanti. Tentu juga saya dan tim medis akan terus memantau perkembangannya," kata sang pelatih.

Dalam persiapannya, Fakhri mengatakan banyak melakukan eksperimen rotasi posisi pemain.

"Ini penting bagi kami, untuk dilakukan karena saya ingin coba merotasi beberapa pemain," kata dia.

Hal ini berguna untuk menghilangkan kesan kelas pemain utama dan penghangat bangku cadangan.

Selain itu, tujuannya adalah agar kolektivitas terbentuk dalam permainan dari komposisi skuad Garuda Muda.

Sikap Mahfud MD Dukung Terbitkan Perppu KPK, tapi Menteri gak Bisa Menentang Presiden Jokowi

SELEKSI CPNS 2019 - Pertanyaan Ini yang Paling Sering Ditanyakan ke BKN, soal KTP hingga Ijazah

"Memang ada beberapa eksperimen seperti simulasi, terutama untuk di tengah. Ini wajar supaya mereka juga tidak merasa tim ini sudah dimiliki 11 pemain (pilihan utama)," ujar pelatih asal Lhokseumawe, Aceh, ini.

 

"Agar tak ada anggapan pemain yang lainnya seolah-olah jadi nomor dua. Buat saya ini penting supaya mereka bisa dapat kesempatan yang sama," kata dia.

"Saat latihan, mereka punya hak yang sama untuk menikmati itu. Namun, ketika di pertandingan itu tak mungkin karena pergantian pemain cuma bisa tiga kali," kata pelatih berusia 54 tahun ini.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved