Dalam Rapat Terbatas Pertama, Presiden Jokowi: Pembangunan SDM Butuh Fokus dan Sinergi Kementerian
Jokowi dalam rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju yang membahas soal pembangunan manusia dan kebudayaan di Kantor Presiden
Sementara sektor lainnya yang juga harus disentuh dengan titik berat pada fokus pelaksanaan program dan sinergi antarkementerian ialah pada upaya penanggulangan narkoba beserta rehabilitasinya, pendidikan etika dan budi pekerti, pendidikan kebencanaan, dan pemahaman terhadap ideologi Pancasila.
"Ini penting karena apapun SDM kalau kita masih belum bisa menyelesaikan, merampungkan, urusan ini akan sangat sulit karena nanti ini akan berkaitan dengan kriminalitas, berkaitan dengan kenakalan remaja," ujarnya.
Adapun di sisi ketenagakerjaan, Kepala Negara juga menginstruksikan adanya peningkatan relevansi materi-materi yang diberikan di balai latihan kerja yang ada di seluruh Indonesia dengan kebutuhan dunia kerja dan industri terkini.
Para peserta juga harus dapat dipersiapkan untuk memiliki kemampuan dan keterampilan yang siap digunakan dunia industri.
"Oleh sebab itu, terus dilakukan reskilling dan upskilling untuk angkatan kerja kita agar memiliki competitiveness yang baik karena kita nanti tahun depan memiliki yang namanya Kartu Prakerja. Ini tolong betul disiapkan mulai sekarang," ujarnya dalam siaran pers Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden yang diterima Tribun-Medan.com. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jokowi-dan-maruf-amin.jpg)