Idham Azis Jadi Kapolri, Ini Karier Cemerlang Sang Pemburu Tommy Soeharto dan Penumpas Dr Azahari

Idham Azis Jadi Kapolri, Ini Karier Cemerlang Sang Pemburu Tommy Soeharto dan Penumpas Dr Azahari

Editor: Juang Naibaho
Tribunnews.com/Reza Deni
Komjen Pol Idham Azis didampingi istrinya saat menyambut kedatangan jajaran Komisi III DPR RI di kediamannya, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2019) 

Tim Kobra ini dikepalai oleh Tito Karnavian, mantan Kapolri yang kini menjadi Menteri Dalam Negeri.

Perburuan Tommy Soeharto menuai hasil gemilang. Nama Idham Azis, bersama Tito Karnavian dan anggota tim Kobra lainnya, mulai bersinar.

Saat tergabung dalam tim Bareskrim, Idham Azis kembali menunjukkan prestasi cemerlang.

Ia bersama para kompatriotnya, Tito Karnavian, Petrus Reinhard Golose, Rycko Amelza Dahniel, berhasil menumpas teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Batu, Jawa Timur, pada tanggal 9 November 2005.

Penumpasan teroris kelompok Dr Azahari menjadi sorotan utama nasional kala itu, mengingat sepak terjang kelompok ini dianggap sangat meresahkan publik.

Alhasil, Idham Azis bersama Tito Karnavian dan lainnya, mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Sutanto.

Pada malam tanggal 10 November 2005, Brigjen Surya Dharma memanggil dan memerintahkan Idham Azis untuk berangkat ke Poso.

Keesokan harinya, Idham Azis terbang dari Surabaya menuju Palu dan tiba di Poso pada sore harinya untuk bergabung kembali dengan Tito Karnavian yang sudah berada di sana.

Usut punya usut, Tito Karnavian ternyata meminta Idham Azis untuk menjadi wakilnya dalam kasus investigasi mutilasi tiga gadis Kristen yang terjadi di Poso.

Baca: Diejek Suaminya Karena Berkulit Gelap, Perempuan ini Bunuh Diri

Per tanggal 12 November 2005, Idham Azis resmi menjadi Wakil Ketua Satgas Bareskrim Poso, mendampingi Tito Karnavian.

Sejak 2005 hingga 2008, Idham Azis banyak bergelut di bidang Densus 88 Antiteror.

Akhir 2008, ia mendapat promosi sebagai Kapolres Jakarta Barat.

Idham Azis kemudian ditunjuk menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, lalu Wakil Kepala Densus 88 Antiteror Polri.

Kemampuannya di bidang anti-terorisme membuat Kapolri mempercayakan Idham Azis menjabat di Sulawesi Tengah, yang rawan dengan kelompok sipil bersenjata.

Awal tahun 2015, Idham Azis juga dilibatkan dalam Operasi Camar Maleo bersama TNI untuk menangkap kelompok teroris Santoso di wilayah pegunungan Poso, Sulawesi Tengah.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved