ICW Beberkan 4 Menteri Jokowi yang Diduga Terlibat Skandal Penggelapan Harta Panama Papers

ICW Bongkar 4 Menteri yang Diduga Terlibat Skandal Penggelapan Harta Panama Papers

Editor: AbdiTumanggor
Biro Pers Setpres
Suasana saat Prabowo Subianto, Luhut Pandjaitan, Ida Fauziah, dan Sri Mulyani tertawa bersama di Istana Presiden Jakarta sebelum dilantik jadi menteri. 

4. Menteri Komunikasi dan Informasi, Johnny Plate.

"Ini sebetulnya hanya reminder bahwa terdapat orang-orang di Indonesia yang tersangkut dalam kasus Panama Papers dan Paradise Papers. Saat ini ada empat orang di antaranya yang menjabat sebagai menteri," kata Egi kepada wartawan, Selasa (29/10/2019).

Egi menjelaskan bahwa skandal Panama Papers sempat menjadi perhatian dunia.

Diduga sejumlah orang menggelapkan harta kekayaannya ke luar negeri.

Menurut Egy, kasus tersebut malah tidak terlalu dipedulikan.

"Sedangkan di sini dianggap angin lalu saja tidak ada kelanjutannya, ada nama-nama menteri yang tersangkut di panama papers atau paradise papers," ujar Egy.

Egy khawatir bahwa kasus itu tidak ada penyelidikan lebih lanjut.

"Yang dikhawatirkan adalah penuntasan kasus Paradise Papers dan Panama Papers di Indonesia tidak akan tuntas begitu," ungkapnya.

Egy menjelaskan, Prabowo Subianto pernah menjadi direktur dan wakil pimpinan Nusantara Energy Resources yang kantornya berada di Bermuda.

Perusahaan itu terdaftar pada 2001 dan tercatat sebagai penunggak utang yang kemudian ditutup pada 2004.

Ada perusahaan di Singapura bernama Nusantara Energy Resources yang masih bagian dari Nusantara Group.

Sebagian dari Nusantara Energy Resources masih dimiliki oleh Prabowo Subianto.

Sedangkan, Luhut Binsar Pandjaitan merupakan Direktur Mayfair International Ltd. Perusahaan offshore yang didirikan pada 29 Juni 2006.

Lalu, Erick Thohir disebu-sebut ada kaitannya dengan tranksaksi keuangan Astra International selama 40 tahun (1977-2015).

Sementara itu, Johnny G Plate dihubungkan dengan perusahaan British Virgin Island.

Sebelum menjadi politikus, Johny Plate merupakan Komisaris PT Air Asia (2005-2013), Komisaris Utama PT Aryan Indonesia (2007-2013), Direktur Utama PT Air Asia Investama (2012-2013).

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Diminta Mundur jika Gagal Dorong Jokowi Terbitkan Perppu KPK, Mahfud MD: ICW Itu Siapa?

Penulis: Mariah Gipty

Sumber: TribunWow.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved