Asal Usul Nama Anwar Congo Sang Penjagal PKI dari Medan

Banyak yang bertanya-tanya mengapa nama salah seorang sesepuh organisasi kepemudaan (OKP) Pemuda Pancasila ini diberi nama Anwar Congo.

Penulis: M.Andimaz Kahfi |
The Act of Killing
Anwar Congo (tengah) dalam film The Act of Killing (Jagal). 

TRIBUN-MEDAN.com - Berbicara film dokumenter berjudul The Act Of Killing. Film karya Joshua Oppenheimer, tentu tidak akan lepas dari sosok Anwar Congo sebagai pemeran utama film, dalam kisah penumpasan komunis pascaperistiwa G30S/PKI.

Cerita itu mengungkap upaya yang dilakukan oleh tokoh pemuda Indonesia pada masa itu atau yang dikenal dengan sebutan 'Angkatan 66'.

Anwar Congo menjadi salah satu saksi hidup pemberantasan komunis di Sumatera Utara.

Pria tua yang hanya berpendidikan hingga kelas IV SD Taman Siswa, Medan. Sangat dikenal di kalangan anak muda Kota Medan. Ketenaran itu lantaran kesehariannya berada 'Medan Bioskop' yang dulu terletak di Jalan Sutomo, Medan.

Baca: Anwar Congo Sudah Pesan Makam dan Sering Ucapkan Terima Kasih ke Istri

Baca: Anwar Congo Penjagal PKI dari Medan Meninggal Dunia

Di tempat inilah Anwar mangkal bersama teman seperkumpulannya.

Hobinya menonton film di bioskop itulah yang membuatnya mulai terkenal dan membuatnya diangkat menjadi assisten manager di Medan Bioskop.

Sebelumnya, dia sempat menjadi centeng menjual karcis bioskop ilegal.

Banyak yang bertanya-tanya mengapa nama salah seorang sesepuh organisasi kepemudaan (OKP) Pemuda Pancasila (PP) ini, diberi nama Anwar Congo.

Orang tua Anwar bekerja di pelayaran dan pernah berlayar ke Kongo.

Ia sangat terkesan dengan negara itu hingga saat anak laki-laki pertamanya lahir, ia menyematkan nama Congo untuk anak keempat itu.

"Pas bapaknya pulang berlayar dari Congo. Dia bawa oleh-oleh banyak untuk dibagikan ke semua masyarakat," kata istrinya, Salma Miftah Salim, Sabtu (26/10/2019).

"Sebagai rasa bersyukur punya anak laki-laki.

Itulah akhirnya dibikin namanya Anwar Tal'a Congo," ungkap Salma.(mak/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved