Ultimatum Megawati Dipatuhi Jokowi, PDI-P Kini Dapat Jatah 5 Menteri

Ultimatum Megawati soal Jatah Menteri Dipatuhi Jokowi, PDI-P Kini Dapat Jatah 5 Menteri

Editor: Juang Naibaho
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato penutupan Rakernas I PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (12/1/2016). PDI Perjuangan secara tegas akan terus berjuang untuk memastikan, mengawal, mengarahkan dan mengamankan kebijakan-kebijakan politik Pemerintah secara nasional agar tetap berpijak dalam nilai-nilai Pancasila. 

Ultimatum Megawati soal Jatah Menteri Dipatuhi Jokowi, PDI-P Kini Dapat Jatah 5 Menteri

TRIBUN MEDAN.com - Ultimatum Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri soal jatah menteri untuk partai banteng moncong putih, akhirnya dipatuhi Presiden Jokowi.

Jokowi memberikan jatah lima menteri untuk parpol pemenang Pemilu tersebut.

Jumlah itu memang sesuai dengan pernyataan keras Megawati saat menyampaikan pidato politiknya di Kongres V PDI-P di Hotel Grand Inna Bali Beach, Kamis (8/8/2019) lalu.

Ketika itu, Megawati "menagih" jatah menteri PDI-P kepada Jokowi.

Megawati pun blak-blakan menyatakan tidak akan menerima jika Jokowi cuma memberikan jatah empat menteri kepada PDI-P.

"Orang kita pemenang dua kali. Betul tidak? Lha iyalah. Jangan nanti, "Ibu Mega, saya kira karena PDI sudah banyak kemenangan, sudah di DPR, nanti saya kasih empat ya". Emoh, tidak mau," kata Megawati.

Baca: LIGA CHAMPIONS: Link Live Streaming Ajax vs Chelsea, Inter Milan vs Borussia Dortmund, Cek Laga Lain

Baca: Prabowo Masuk Daftar Cekal Amerika Serikat, Akankah Dicabut setelah Resmi jabat Menteri Pertahanan?

Baca: Susi Pudjiastuti Terdepak dari Kabinet Jokowi, Cuitan Bu Susi Jadi Trending di Twitter

Berdasarkan susunan Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 saat ini, PDI-P memang mendapat jatah menteri terbanyak dibandingkan parpol lainnya.

Setidaknya lima kader partai banteng moncong putih duduk di kabinet.

Selain itu, Jaksa Agung: ST Burhanuddin diketahui merupakan adik kandung politikus PDI-P, TB Hasanuddin.

Namun, TB Hasanuddin menyatakan bahwa adiknya merupakan sosok profesional, dan tidak terkait dengan parpol apa pun.

Berikut ini daftar lengkap jatah parpol di Kabinet Indonesia Maju:

PDI-P

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi: Tjahjo Kumolo

Menteri Hukum dan HAM: Yasonna Laoly

Menteri Sosial: Juliari Batubara

Sekretaris Kabinet: Pramono Anung

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Gusti Ayu Bintang Darmavati (kader senior PDI-P)

Baca: Postingan Annisa Pohan Istri AHY, Anak SBY gak Diundang Jokowi ke Istana,Sempat Disebut Jadi Menteri

Baca: Inilah Sepak Terjang Calon Kapolri Komjen Idham Azis, Tandem Tito Karnavian Tumpas Teroris

Golkar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto

Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita

Menteri Pemuda dan Olahraga: Zainudin Amali

PKB

Menteri Perdagangan: Agus Suparmanto

Menteri Tenaga Kerja: Ida Fauziyah

Menteri Desa: Abdul Halim Iskandar

Nasdem

Menteri Pertanian: Syahrul Yasin Limpo

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya Bakar

Menteri Komunikasi dan Informatika: Johnny G Plate

Baca: Ungkap Kasus Siti Rahmah Guru SD Dibunuh di Kota Tebingtinggi, Polisi Periksa 18 Saksi

Gerindra

Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto

Menteri Kelautan dan Perikanan: Edhy Prabowo

Hanura

Menteri Agama: Jenderal (Purn) Fachrul Razi

PPP

Menteri PPN/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa

Baca: Serobot Antrean di Kasir, Perempuan Ini Alami Hal Tak Mengenakkan, Dapat Pukulan dari Pembeli Lain

Sementara menteri dari kalangan profesional tercatat 20 orang. Berikut daftarnya:

1. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Mahfud MD

2. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi: Luhut B Pandjaitan

3. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno

4. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Muhadjir Effendy

5. Menteri Dalam Negeri: Jenderal (Pol) Tito Karnavian

6. Menteri Luar Negeri: Retno LP Marsudi

7. Menteri Keuangan: Sri Mulyani

8. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Arifin Tasrief

9. Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi

10. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono

11. Menteri Kesehatan: dr Terawan

12. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Nadiem Makarim

13. Menteri Riset dan Kepala Riset Invonasi Nasional: Bambang Brodjonegoro

14. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama

15. Menteri Koperasi dan UKM: Teten Masduki

16. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Sofyan Djalil

17. Menteri BUMN: Erick Thohir

18. Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko

19. Kepala BKPM: Bahlil Lahadalia

20. Jaksa Agung: ST Burhanuddin (adik kandung politikus PDI-P TB Hasanuddin)

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved