Viral Medsos
Saat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Belum Tampak ke Istana, Begini Kata-kata Bijak Annisa Pohan
santer kabar beredar bahwa AHY digadang-gadang akan menjadi menteri Presiden Jokowi dari kalangan muda.
Unggahan Annisa Pohan di Instagram-nya belum tentu terkait perihal AHY yang belum diundang Jokowi. Namun, netizen seakan-akan mengaitkannya pada pemanggilan para calon menteri JOKOWI-MA'RUF tersebut.
Disebut-sebut Jadi Menteri
Bahkan, menjelang pelantikan Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin, masih santer kuat diberitakan Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY digadang-gadang menjadi menteri baru Jokowi pada Kabinet Kerja Jilid II.
Nama Wakil Ketua Umum Paratai Demokrat AHY bahkan tercantum dalam bocoran nama-nama calon menteri Jokowi dan Maruf Amin yang beredar di media sosial.
Seperti bocoran daftar nama yang dikutip dari Tribunjabar.id sebelumnya, AHY masuk dalam pilihan calon menteri dalam Pos 4, yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Selain itu, nama AHY pun memang tak ragu diajukan Partai Demokrat jika Jokowi membutuhkan sosok menteri muda.
Hal ini disampaikan Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan seperti yang dimuat Kompas.com.
"Jadi saya membayangkan tadi dia (Jokowi) sudah punya nama (menteri). Mungkin kalau dia butuh anak-anak muda yang kalau soal kecepatan ya saya tidak ragu untuk menyebut nama Mas AHY sebagai tokoh muda yang tampil itu," katanya.
Saat pertemuan Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY dan Jokowi mengundang kecurigaan dari BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno beberapa waktu lalu. (Instagram/ahy.id)
Hinca menyampaikan ini setelah menghadiri acara pelantikan presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10/2019).
Walaupun begitu, pihaknya mengaku, Partai Demokrat menyerahkan keputusan soal pemilihan menteri sepenuh kepada Jokowi.
"Kita tunggu saja siapa yang akan diumumkannya, Demokrat akan menjadi bagian yang utuh sesuai talenta-talenta kami lah yang kami punya," ujarnya.
Saran Jadi Menteri
Kilas balik AHY saat mencalon menjadi Wakil Presiden, AHY sempat disarankan menjadi menteri.
Hal itu pernah disarankan oleh Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid.
Kala itu Hidayat Nur Wahid menilai AHY lebih memungkinkan menjadi menteri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ahy-dan-ibas-ke-rumah-megawati.jpg)