Pengakuan Susi Pudjiastuti Bakal tak Dipertahankan Jokowi: Saya Sadar Pendidikan Saya tidak Tinggi
Susi Pudjiastuti meneteskan air mata saat Sekretaris Jenderal KKP Nilanto Perbowo membacakan puisi dari sebuah karikatur.
Sebetulnya banyak thinking, dan banyak proses bertanya dalam kepala saya, sebelum saya keluarkan sesuatu ke publik.
So far saya tidak pernah menyesal dengan sesuatu yang sudah saya keluarkan," pungkasnya.
Susi mengakui banyak lobi dan godaan saat dirinya melancarkan kebijakan selama 4,5 tahun terakhir.
Hal tersebut dia katakan dalam sambutan peluncuran bukunya berjudul "Transformasi Kelautan dan Perikanan 2014-2019 di Gedung Mina Bahari III Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP), Jakarta.
"Lobi ikan asing sangat banyak mengetuk pintu pemerintahan, dari partai politik, penjabat tertentu, hingga tokoh masyarakat. Itu banyak sekali," kata Susi.
Dia pun mengaku tidak mudah untuk terus konsisten dengan kebijakannya, mengingat dia kerap mendapat cibiran, protes, hingga demo-demo.
"Tidak mudah konsisten.
Sekali lagi saya katakan sangat berat dan sangat penuh godaan.
Banyak tantangan, cibiran, protes, dan demo," aku dia.
Kendati demikian, dia lega pihaknya bisa konsisten hingga akhir masa jabatannya di Kabinet Kerja I Joko Widodo yang tinggal menghitung hari.
"Ternyata kita bisa konsisten. Kita telah melakukan transformasi yang benar.
PDB naik hampir 50 persen lebih hampir 4,5 tahun.
Kalau mau meladeni orang yang mencibir terus menerus, ya santai saja," ungkap dia.
Dia pun berharap transformasi yang dibuatnya diteruskan di pemerintahan selanjutnya, sekalipun dia tidak menjadi menteri lagi.
Dia juga merangkum sebuah buku tentang kebijakannya saat menjadi menteri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pengakuan-jujur-susi-yang-tidak-akan-dipilih-jokowi-lagi.jpg)