Duel Maut Mantan Suami dan Suami Baru, Tangan Suryadi Putus sebelum Akhirnya Terkapar dan Tewas
Duel Maut Mantan Suami dan Suami Baru, Tangan Suryadi Putus sebelum Akhirnya Terkapar dan Tewas
Duel Maut Mantan Suami dan Suami Baru, Tangan Suryadi Putus sebelum Akhirnya Terkapar dan Tewas
Perkelahian berujung luka berat dan akhirnya meninggal dunia dialami korban, belum jelas apa penyebab perkelahian itu terjadi.
TRIBUN-MEDAN.com - Begitu informasi diterima anggota Polsek Sungai Tabuk langsung menuju Gudanghirang, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (22/10) siang, menyusul adanya perkelahian maut hingga membuat seseorang kehilangan nyawa.
Jasad korban tampak tergeletak, dalam kondisi tangan sudah putus.
"Anggota sudah meluncur ke lokasi," ucap Kapolsek Sungaitabuk iptu Siswadi, S.H., kepada reporter banjarmasinpost.co.id membenarkan terkait kejadian perkelahian itu.
Kabar adanya Kejadian perkelahian hingga tangan korban putus dan meninggal dunia ini cepat menyebar.
Korban dievakuasi unit SPB 222 ke RS Ulin Banjarmasin.
Perkelahian berujung luka berat dan akhirnya meninggal dunia dialami korban, belum jelas apa penyebab perkelahian itu terjadi.
Yang jelas begitu informasi itu diterima anggota Polsek Sungai Tabuk langsung menuju Gudanghirang, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (22/10) siang.
Informasi yang terhimpun reporter banjarmasinpost.co.id diketahui korban perkelahian itu atas nama Suryadi (45).
Suryadi merupakan kelahiran asli Gudanghirang, tercatat warga Jalan Martapura lama km 10,5 Gudanghirang, Sungaitabuk.
Jasad Suryadi tampak tergeletak, dalam kondisi tangan sudah putus.
"Anggota sudah meluncur ke lokasi," ucap Kapolsek Sungaitabuk iptu Siswadi, S.H., membenarkan terkait kejadian perkelahian itu.
Kronologi
Suryadi (45). Suryadi merupakan kelahiran asli Gudanghirang, tercatat warga Jalan Martapura lama km 10,5 Gudanghirang, Sungaitabuk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jasad-korban-tampak-tergeletak-dalam-kondisi-tangan-sudah-putus.jpg)