News Video
Ditegur karena Merokok, Guru SMK Alexander Pengkey Meninggal Dianiya Siswanya
Guru SMK di Manado, Alexander Pengkey, bernasib nahas, tewas di tangan muridnya sendiri, setelah ditikam karena negur siswa merokok
TRIBUN-MEDAN.COM - Seorang guru SMK di Manado, Alexander Pengkey, bernasib nahas, tewas di tangan muridnya sendiri, setelah ditikam beberapa kali oleh sang siswa.
Alexander Pengkey, yang setelah ditikam muridnya FL (16) terbaring lemah di ruangan Resusitasi RSUP Prof Kandou Manado, Sulawesi Utara, akhirnya meninggal pada Senin (21/10/2019) malam.
Diketahui, Alexander Pengkey adalah guru Agama di SMK Ichthus, yang terletak di Kelurahan Mapanget Barat, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulut.
FL merupakan siswa SMK Ichthus, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Informasi yang didapat, korban Alexander adalah salah satu guru agama Kristen.
Kejadian tersebut itu terjadi pada sekitar pukul 09.30 Wita di Kompleks SMK Ichthus, Kelurahan Mapanget Barat Lingkungan I, Kecamatan Mapanget.
Polisi sudah memintai keterangan beberapa saksi terkait guru tewas ditikam muridnya itu.
Di antaranya Kepala SMK Ichthus KL alias Katarina.
Ia menjelaskan, awalnya korban Alexander menegur beberapa siswanya yang sedang merokok di lingkungan sekolah, yakni siswa berisial C, FL dan OU.
Selanjutnya, salah seorang guru berinisial AD menyuruh pelaku FL untuk pulang.
Setelah pelaku FL pulang ke rumahnya, siswa berinisial OU memprotes teguran dari korban, sehingga pada saat itu terjadi adu mulut antara korban dan OU.
Beberapa saat kemudian pelaku FL datang kembali ke sekolah dengan membawa sejam tajam jenis pisau.
Tanpa basa-basi pelaku langsung menikam tubuh korban.
Saat itu, korban sedang berada di atas sepeda motor Suzuki Nex DB 3261 AI.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami beberapa luka tikaman di bagian tubuhnya.